Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R. Agus H. Purnomo memimpin Apel Siaga diikuti oleh 30 pleton dari 30 intansi itu digelar di Dermaga Ex JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/10).
Jakarta, NewsMetropol – Komite Keamanan Pelabuhan Tanjung Priok menggelar apel siaga untuk memastikan kesiapan seluruh unsur Komite Keamanan Pelabuhan dalam pelaksanaan keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam apel siaga yang dipimpin oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R. Agus H. Purnomo dan diikuti oleh 30 pleton dari 30 intansi itu digelar di Dermaga Ex JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/10).
“Kami ingin menunjukkan bahwa koordinasi antar pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok berjalan baik. Apel siaga ini adalah bentuk kesiapan pemerintah, termasuk IPC di dalamnya, dalam penerapan manajemen keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, sebagaimana diatur dalam International Ship and Port Security (ISPS) Code,” kata Direktur Operasi IPC, Prasetyadi.
Prasetyadi menerangkan bahwa IPC mempunyai peran strategis sebagai trade facilitator sehingga berkepentingan dengan keamanan serta kenyamanan bagi para pemilik kapal dan barang di pelabuhan.
Pihaknya juga memastikan bahwa kegiatan dan operasional di Pelabuhan akan tetap berjalan normal di tengah momentum pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, pada 20 Oktober 2019.
“Instansi yang terlibat dalam apel siaga ini adalah antara lain Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Otoritas Pelabuhan Kemenhub, TNI, Polri, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Imigrasi, Pemda DKI, IPC beserta anak perusahaannya, BUMN, Pertamina dan Bogasari,” jelasnya.
(Risyaji)
