IMG-20191127-WA0007

Lumajang, NewsMetropol – Tim Cobra Polres Lumajang terbukti tidak main-main dalam menyelesaikan permasalahan kriminal di wilayah hukum Polres Lumajang.

Yang terbaru, Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap 8 orang pelaku begal truk pasir di Kabupaten Lumajang pada Rabu pekan lalu (20/11).

Bahkan 2 diantaranya dikirim langsung ke kamar jenazah lantaran berusaha melawan saat akan diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Diketahui kelompok begal ini merupakan jaringan antar kota. Tidak hanya dari Jawa Timur, ada beberapa pelaku yang beralamatkan di Jawa Tengah.

Otak dari kelompok tersebut ada tiga yakni Slamet Budiono (29) dan Ahmad (19) berasal dari Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang serta Abduh (23) yang merupakan warga Semampir Kota Surabaya.

Sedangkan 5 orang pelaku yang lain berasal dari berbagai daerah yakni:
1. Muhammad Miftakhut Toyib (19) warga Kabupaten Semarang berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan
2. Indra Irawan (34) warga Kabupaten Pasuruan berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan
3. Adi Rachmad (28) warga Kabupaten Pasuruan berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan
4. Ahmad Baidowi (35) warga Kabupaten Blitar berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan
5. Dedi Nurdianto (25) warga Kabupaten Pasuruan berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan

Dalam pernyataannya AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH, Komandan Cobra yang saat ini beralih tugas sebagai Wakapolresta Bogor Kota mengingatkan untuk tidak main-main dengan Tim Cobra.

“Walaupun saya telah meninggalkan Lumajang, tapi saya yakin Tim Cobra akan terus berbisa dibawah kepemimpinan Kapolres yang baru. Mari kita dukung kepemimpinan Kapolres yang baru dengan membantu menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing,” ujar Arsal, Selasa (26/11).

Arsal juga mengatakan bahwa diakhir penugasannya sebagai Kapolres Lumajang sepak terjang dua orang pelaku begal yang bernama Ahmad dan Abduh terpaksa harus berakhir karena tidak mengindahkan peringatan petugas.

“Diakhir tugas saya, tepatnya tanggal 20 november 2019 dua orang pelaku begal terpaksa kami kirim ke kamar jenazah. semoga langkah ini memberikan sinyal kepada para pelaku kejahatan untuk tidak macam-macam di Lumajang, karena kemanapun mereka pergi Tim Cobra pasti akan mengejarnya hingga ke neraka sekalipun. saya yakin, tim cobra akan terus memburu para pelaku kejahatan ada ataupun tidak ada saya. Tim yang saya ciptakan saat ini sudah sangat solid dan memilki kemampuan yang mumpuni,” tambah Arsal yang telah melaksanakan serah terima jabatan di Polda Jatim sejak tanggal 21 November 2019.

Senada dengan itu Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra mengatakan dirinya bersama Tim Cobra akan terus mengobarkan genderang perang terhadap aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Saya tegaskan, kami tak akan main-main dalam penanganan kasus kriminalitas khususnya terhadap kasus begal di wilayah hukum Polres Lumajang. Jangan sampai anda menjadi orang selanjutnya yang kami kirim ke kamar jenazah, Genderang perang akan terus saya kobarkan untuk memburu pelaku kriminal di Lumajang,” ucap Hasran yang juga sebagai Katim Cobra Polres Lumajang.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :