Tampak anggota Kodim 0721/Blora saat melaksanakan penyuntikan Hepatitis, Kamis (15/11).
Blora, NewsMetropol – Dalam rangka mengantisipasi pencegahan dan penularan penyakit berbahaya hepatitis, Kodim 0721/Blora menggandeng Denkesyah 04.04.03 Salatiga dan DKT Blora untuk melaksanakan suntik vaksin hepatitis serta penyuluhan tentang Hepatitis kepada para personel dan ANS yang bertempat di Makodim 0721/Blora Jalan Pemuda No. 44, Kamis (15/11).
Hadir dalam agenda tersebut, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos., yang diwakili Pasiops Kodim 0721/Blora Kapten Inf. Munthoyono, Ka. Instalwatlan Rumkit dr. Asmir Salatiga yang diwakili Kapten Ckm Parlin, Karumkitban 04.08.05 Blora dr. Oktantia Diyah, Anggota rumkitban 04.08.05 Blora dan Personil Kodim 0721/Blora.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui penyakit mulai dari tanda-tandanya serta bagaimana cara mencegah dari penyakit Hepatitis. Selain memberikan penyuluhan tentang penyakit juga dilaksanakan pemberian vaksin Hepatitis.
Kegiatan ini juga agar dapat mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku setiap anggota dengan menyampaikan pesan kesehatan sehingga diharapkan dengan kegiatan ini mereka sadar akan pentingnya arti kesehatan untuk hidup sehat.
Dalam kesempatan tersebut, dari Karumkitban 04.08.05 Blora dr. Oktantia Diyah menyampaikan mengenai penyakit mulai dari tanda-tanda pengidap serta cara mencegah dari bahaya penyakit Hepatitis.
Menurutnya, selain memberikan penyuluhan tentang penyakit juga melaksanakan pemberian vaksin Hepatitis. Kegiatan ini, bertujuan agar dapat mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku setiap anggota dengan menyampaikan pesan kesehatan, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini mereka sadar akan pentingnya arti kesehatan untuk hidup sehat.
Lebih lanjut.dijelaskannya, bahwa Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus. Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati.
Pasalnya, Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.
“Pemberian vaksin hepatitis B ini merupakan program kesehatan Angkatan Darat (AD) yang bertujuan agar para prajurit TNI-AD, terhindar dari penyakit hepatitis,” papar dr. Oktantia Diyah.
Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos., melalui Pasi ops Kapten Inf Munthoyono menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi seluruh anggota Kodim 0721/Blora karena dapat mengetahui apa itu penyakit Hepatitis, bagaimana gejalanya maupun cara untuk mencegah dan pengobatannya,
“Tentunya dengan adanya kegiatan ini harapanya kita semua dapat terhindar dari penyakit yang berbahaya ini. Untuk itu para anggota di harapkan agar mendengarkan penjelasan yang akan diberikan oleh pemberi materi,” ucap Kapten Muntoyono.
(Ardi)
