Salah satu Korban penembakan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), saat dilarikan ke RS Mile 68 Tembagapura. Foto/Bidhumas Polda Papua.
Jayapura, Metropol – Aksi penembakan kembali terjadi di Papua. Penembakan dilakukan terhadap konvoi kendaran Trailer yang sedang melintas dari Tembagapura menuju ke Timika. Penembakan kali ini terjadi di Jalan Tambang Mile 60 dan 61, Tembagapura, Papua pada Jumat pagi (1/12), sekira pukul 10.10 WIT.
Menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. AM. Kamal, SH, penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun ia belum bisa memastikan dari kelompok mana KKB tersebut berasal.
“Dugaan kami pelaku penembakan ini adalah KKB. Tapi kami belum bisa menyimpulkan dari kelopok mana, siapa pemimpinnya,” ucap Kamal.
Namun Kamal memastikan, pihaknya telah melakukan pengejaran termasuk langkah-langkah hukum terhadap pelaku penembakan ini.
“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian dengan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga dilakukan oleh kelompok yang selama ini melakukan aksi terror di kawasan pertambangan Tembagapura,” tambahnya.
Insiden penembakan ini berawal ketika konvoi kendaraan Trailer dari Mile 64 Tembagapura bergerak menuju Timika. Pada saat melintas di Jalan Tambang Mile 60, korban atas nama Ahmad Susanto dan Puryanto berada di iring-iringan tengah Konvoi Trailer ditembak oleh KKB dari sebelah bukit kanan mengenai helm yang mereka kenakan.
Mendapat laporan adanya penembakan, tim medis dari RS Mile 68 Tembagapura kemudian mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban Ahmad Susanto.
Setelah dilakukan evakuasi terhadap korban Ahmad Susanto, pukul 11.25 WIT, kendaraan LWB milik Satgas Amole yang ditumpangi Kepala Opserasi Amole, Kombes Pol Yan F. Kaiway bersama anggotanya yang hendak menuju ke TKP di mile 60 untuk melakukan evakuasi korban kedua, ditembaki oleh KKB yang mengenai kaca sebelah kanan mobil dan mengakibatkan serpihan kaca mengenai pelipis dari Bripda Rony Dwi Kristiawan.
Dari insiden ini, tiga orang yang mengalami luka-luka adalah Ahmad Susanto (34), supir Trailer nomor lambung 02-0816 yang mengalami luka terkena serpihan pada bagian wajah, kening, jidat, dan bibir atas luka sobek.
Sementara korban lainnya adalah Puryanto (69), supir Trailer nomor lambung 02-1013, mengalami luka pada jari telunjuk tangan kanan karena terkena serpihan kaca.
Dari pihak kepolisian yang menjadi korban adalah Bripda Rony Dwi Kristiawan, anggota Brimob Kalimantan Timur mengalami luka terkena serpihan kaca di bagian pelipis sebelah kanan.
Ketiga korban saat ini tengah dirawat intensif di RS Mile 68 Tembagapura, Papua.
(Rona Fajar)
