Reporter : Handono | Editor : Widi Dwiyanto
PEKALONGAN, NEWSMETROPOL.id –
Luar biasa, peduli penuh dengan keberlangsungan program kejuaraan Liga Pelajar Indonesia di Pekalongan, Batlyon Infanteri 407 Padma Kusuma Kompi Senapan C yang bertempat di Wonopringgo Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kompetisi tersebut secara mandiri, Sabtu (17/06/2023).
Setelah mengetahui empat tahun lamanya vacum, dan mendapatkan permohonan bantuan dari Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Pekalongan yaitu Candra Saputra, dengan sigap Kompi Senapan C Padma Kusuma melalui kepemimpinan Letda Inf Tri Suradi mengambil alih tugas pelaksanaan perlombaan tersebut.
Didasari rasa kepedulian yang tinggi terhadap generasi muda di Pekalongan yang sangat menggemari olah raga sepak bola Letda Tri kemudian berembug dengan Candra Saputra untuk menyelenggarakan kegiatan yang diharapkan oleh para pelajar pencinta sepak bola.
Namun sangat disayangkan, untuk tahun ini tidak ada anggaran yang disediakan oleh Pemda setempat guna penyelenggaraan perlombaan tersebut.
Liga Pelajar Indonesia adalah ajang pencarian bakat bagi generasi muda, oleh karena itu Letda Tri berharap bisa diselenggarakan dengan tujuan mengarahkan generasi muda penerus bangsa kepada kegiatan positif yang bisa menghasilkan prestasi.
Disisi lain banyak isu berkembang di luaran sana bahwa banyak pelajar dan generasi muda terpapar dampak penyalahgunaan Narkoba.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Candra Saputra yang juga anggota DPRD Kabupaten Pekalongan bersama Letda Tri Suradi bersikukuh untuk menyelenggarakan event LPI Pekalongan.
Meski harus menanggung konsekuensi menanggung semua beban operasional penyelenggaraan, mereka berdua mantap untuk terus melanjutkan program yang sangat dinantikan masyarakat Pekalongan tersebut.
Akhirnya setelah melalui proses diskusi yang panjang serta mendapat ijin dari pihak terkait event LPI tahun 2023 dapat berlangsung dengan dibiayai secara mandiri oleh pihak Asrama Batalyon Infanteri 407 Padma Kusuma Kompi Senapan C Pekalongan dan mendapat dukungan untuk pengadaan hadiah perlombaan dari dana pribadi Candra Saputra.
Letda Inf Tri Suradi kemudian ditunjuk menjadi penanggungjawab acara dan mengatur jalannya kegiatan secara penuh.
Candra Saputra juga tidak lepas tangan karena menyadari bahwa sebenarnya tugas penyelenggara kegiatan ini adalah Pemda Pekalongan. Candra juga terus memantau jalannya kegiatan dan mendukung kepada atlit berprestasi dari event ini untuk ditarik masuk seleksi mengikuti program Piala Suratin.
Adapun rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah membuat sekolah sepak bola guna terus memfasilitasi dan mengasah keahlian para Atlit.
Mereka berharap pemuda Kabupaten Pekalongan dapat lebih berkembang dalam prestasi dan olah raga juga tentunya terhindar dari potensi bahaya pengaruh buruk salah satunya pergaulan bebas dan penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang.
Event yang direncanakan berlangsung selama 5 pekan tersebut telah berlangsung selama 3 pekan dan telah menunjukkan performa para atlit yang berpotensi. Meski menelan biaya yang tidak sedikit namun pihak Kipan C 407 menyatakan tidak keberatan dan justru semakin bersemangat.
Setelah Event LPI ini selesai dilaksanakan lapangan Asrama 407 akan kembali digunakan untuk penyelenggaraan kompetisi sepak bola Piala Komandan Batalyon untuk umum dengan total hadiah mencapai Rp50.000.000,00.


