Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal.
Jakarta, NewsMetropol – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Indonesia (Asprindo) Jose Rizal mengatakan, Indonesia tidak boleh terjebak dalam skenario perang dagang antara USA dan China.
Pasalnya kata dia, kedua negara tersebut juga pada prinsipnya memiliki ambisi ingin menguasai kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia melalui pendekatan teknologi dan modal yang mereka miliki.
“Pada prinsipnya negara USA dan China sama-sama ingin menguasai negara-negara kaya akan SDA melalui pendekatan high technologi dan kekuatan modal yang mereka miliki,” ujar Jose Rizal kepada NewsMetropol, Rabu (27/5).
Oleh karena itu menurut dia, Bangsa Indonesia harus bangkit untuk menguasai teknologi dengan mengoptimalkan inovasi dan kreativitasnya sehingga potensi SDA yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Terutama bagaimana memanfaatkan potensi sumberdaya alam lokal yang memiliki nilai jual tinggi seperti, kopi, coklat, karet, kelapa sawit, nilam, pala, ikan dan industri kerajinan tangan,” ujarnya lagi.
Jose Rizal menambahkan bahwa optimalisasi pemanfaatan SDA yang dimiliki akan memberikan multiplier effect (keuntungan ganda) terhadap perekonomian bangsa Indonesia dalam mengatasi dampak perang dagang kedua negara raksasa ekonomi dunia itu.
“Sumberdaya tersebut dalam proses pemanfaatannya haruslah diupayakan untuk meningkatkan value added (nilai tambah) sebelum diekspor sehingga dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian kita. Hal ini sudah teruji ketika Indonesia ikut mengalami krisis moneter pada tahun 1998 dimana perekonomian Indonesia pulih berkat pemanfaatan sumberdaya yang bernilai strategis tersebut sehingga ikut menghasilkan devisa bagi negara,” pungkasnya.
(M. Daksan)
