Jakarta, NewsMetropol – Pengurus Harian Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (Kebugis) menggelar Rapat Laporan Pertanggungjawaban dari Tim Peduli Gempa Sulawesi Barat (Sulbar) secara virtual, Sabtu (30/1).
Diketahui bahwa Tim Peduli Gempa Sulbar telah menyalurkan 102 paket sembako, terdiri beras, minyak goreng, sarden, mie instant, kopi, teh, dan lain-lain.
Penyerahan bantuan ke perwakilan korban Gempa Sulbar, Herman Callo dan kawan-kawan di Mamuju diserahkan langsung oleh Koodinator Tim, Kolonel Adm. Amiruddin Laupe di Posko Peduli Kabupaten Sidrap, Mamuju pada Senin lalu (25/1).
“Atas nama PB Kebugis kami berterima kasih kepada Saudara Kolonel Administrasi Amiruddin Laupe dan anggota timnya yang telah bekerja dengan baik, mulai dari perencanaan, pembelian dan packing paket sembako, berangkat ke lokasi melalui medan yang berat, menyerahkan langsung bantuan, hingga kembali ke Jakarta di tengah kesibukan sebagai TNI aktif, dan membuat laporan detail. Kami semua apresiasi dan memberikan nilai tinggi, atau jempol. Semoga apa yang Adik Amir Laupe dan kawan-kawan telah laksanakan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” kata Ketua Umum PB Kebugis, Irjen Pol. (Purn) H. M. Said Saile.
Untuk itu kata Ketum PB Kebugis, pihaknya akan membuat surat ucapan terima kasih kepada donatur yang telah mentransfer bantuan ke Rekeneing PB Kebugis.
“Jumlah donasi yang masuk hingga hari ini, 58 juta rupiah dari 61 orang Danatur. Adapun Saldo donasi akan segera dibelikan barang sembako di Makasssar dan dikirim ke Posko Kemanusiaan di Mamuju melalui Bapak Herman Callo dan Abdul Kadir yang kini berada di Sidrap. Keduanya adalah Ketua dan Sekretaris Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidrap (IKM-Sidrap) Sulawesi Barat,” pungkas Ketua Umum.
Senada dengan itu Pengurus PB Kebugis, Mulyadi Benteng mengakui bahwa laporan Amiruddin Laupe perinciannya sangat detail.
“Saya ikut perjalanan Saudara mulai dari Jakarta hingga tiba di lokasi gempa, Mamuju. Itu karena pengalaman Saudara sebagai prajurit TNI. Itu merupakan perjalanan jihad atau perjuangan,” katanya.
Rapat Laporan dan Pembubaran Tim Peduli Gempa Sulbar ini digagas, 16 Januari lalu dan ditutup hari ini, Sabtu, 30 Januari melalui Rapat Online Zoom.
Untuk diketahui bahwa rapat tersebut dihadiri oleh Pengurus Harian PB Kebugis.
(M. Saleh Mude)
