IMG-20221203-WA0005

Penulis : Nico | Editor : Febry Ferdyan

KEDIRI, newsmetropol.id – Adanya ijasah yang belum diambil oleh para siswa yang telah dinyatakan lulus dari sekolah tempat mereka menuntut ilmu, baik di Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri maupun swasta di Kota Kediri, membuat pihak sekolah kawatir.

Hal ini bukan tidak beralasan, sebab untuk menyimpan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) butuh tempat yang benar-benar aman. Hal ini menambah tanggung jawab ektra bagi pihak sekolah.

Menurut Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Drs. Sony Tataq Setya S, M.Pd., juga selaku Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Kediri, menyayangkan masih adanya Ijasah yang belum diambil oleh pemiliknya.

“Ijasah atau STTB itu adalah hak setiap peserta didik atau murid yang dinyatan lulus dalam pembelajaranya di sekolah. Kalau tidak diambil kan tidak ada bukti bahwa anak tersebut sudah lulus di jenjang sekolah menengah atas maupun kejuruan. Jadi saya mengharap kepada para alumni di sekolah-sekolah, baik SMA maupun SMK Negeri maupun Swasta segera datang ke sekolah masing-masing untuk mengambil ijasahnya yang diharapkan,” jelas Sony saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (02/12/2022).

BACA JUGA : Pererat Hubungan Silaturahmi, Babinsa Koramil Srengat Anjangsana ke Rumah Warga Binaan

BACA JUGA : Usai Jajan Es Jelly Kemasan, 5 Siswa SD Negeri Bacem 04 Diduga Alami Keracunan

Ia menambahkan, bahwa untuk pengambilan ijasah tidak ada syarat khusus, kecuali siswa yang belum melengkapi tanda tangan, cap tiga jari pada dokumen secara resmi.

Sementara terkait adanya desas-desus pihak sekolah menahan Ijasah, Ketua MKKS meluruskannya.

“Sesungguhnya ijasah bukan masih di sekolah atau bagaimana, akan tetapi ijasah itu belum diambil olah anak-anak sendiri. Untuk berkas-berkas yang sudah diselesaikan sebagai tanggung jawab Sekolah sudah diberikan kepada orang tua/wali murid yang bersangkutan, kecuali siswa yang belum menandatangani dokumen-dokumen secara resmi, seperti cap tiga jari, tempelan foto dan sebagainya. Seandainya semua sudah lengkap akan diberikan ke anak yang bersangkutan,” tambah Sony.

Sony juga menyampaikan, untuk pengambilan ijasah tanpa syarat tersebut, sudah disepakati bersama oleh semua Sekolah baik SMAN maupun SMKN yang tergabung di MKKS Kota Kediri yaitu SMAN 1, 2, 3 sampai dengan 8 dan SMKN 1, 2 dan 3. Begitu juga dengan SMA maupun SMK swasta se Kota Kediri.

“Kami sudah melakukan koordinasi juga dengan pihak SMA maupun SMK Swasta se Kota Kediri. Dan disepakati, untuk pengambilan ijasah tanpa syarat apapun, yang penting dokumennya lengkap akan diberikan langsung oleh sekolah,” tegasnya.

Pada intinya Kota Kediri tidak ada masalah terkait ijasah yang masih tersimpan di Sekolah-sekolah. Harusnya anak-anak sudah mengambil Ijasahnya di sekolah masing-masing.

“Untuk yang belum diambil, mungkin ada anak-anak yang masih jauh di luar kota, sehingga dia tidak dating. Bukan berarti kami menahan Ijasah, tapi anak-anak yang belum dating ke Sekolah untuk mengambilnya,” pungkas orang nomor satu di SMAN 2 Kota Kediri tersebut.

KOMENTAR
Share berita ini :