Mataram, NewsMetropol – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB beserta Pimpinan Tinggi Pratama menghadiri Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Dalam Rangka Menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN) oleh Jajaran Inspektorat Jenderal secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (10/08/2021).
Dalam arahannya kali ini, Razilu, selaku Inspektur Jenderal mengingatkan kepada seluruh unit Satuan Kerja tentang hakikat pembangunan Zona Integritas.
Sebelumnya, Razilu kembali melakukan kilas balik di tahun 2020 yang mana terdapat 83 unit satuan kerja yang berhasil mendapatkan predikat WBK/WBBM dari 341 Satuan Kerja yang diusulkan Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat Jenderal ke TPN.
Pada tahun 2021 ini, Razilu menyebut sebanyak 477 unit Satuan Kerja Kemenkumham berhasil melalui desk evaluation TPI dan diusulkan untuk maju ke tahap TPN termasuk Kantor Wilayah Kemenkumham NTB yang diusulkan untuk mendapat predikat WBBM.
“Antusiasme dari peserta zoom meeting hari ini untuk menerima pengarahan sampai 800 lebih. Ini sudah menunjukkan tekad untuk meraih WBK/WBBM. Dari jumlah satker yang diusulkan pun tahun ini meningkat. Membuktikan terjadi peningkatan dari sisi kualitas,” tutur Razilu.
Razilu juga mengingatkan bahwa terdapat dua komponen dalam hakikat pembangunan Zona Integritas, yaitu Zero Penyimpangan dan Zero Komplain.
“Hakikatnya itu berkinerja tinggi. Ini merupakan tanggung jawab seluruh jajaran Kemenkumham. Dengan berkinerja tinggi itu untuk mewujudkan zero penyimpangan dan zero komplain yang dinilai dengan survey IPK-IKM,” terang Razilu.
Tidak hanya Razilu, ke-enam Inspektur Wilayah juga memberikan penguatan terhadap enam area perubahan yang nantinya menjadi bahan evaluasi dari TPN.
Razilu berharap setelah dilakukan penguatan, seluruh satuan kerja Kemenkumham akan siap ketika menjalani tahap panel dengan TPN dan semakin banyak satuan kerja Kemenkumham yang berhasil memperoleh predikat WBK/WBBM di tahun ini.
(Rahmat)
