IMG-20240812-WA0014
Reporter : Syahrir | Editor : Widi Dwiyanto

BONE, NEWSMETROPOL.id – Kebakaran hebat menghanguskan tiga unit rumah panggung di Kelurahan Pompanua Riattang, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (11/8/2024) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA tersebut telah menewaskan seorang anak berusia 9 tahun.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ajangale, IPTU Agustino, L, SH., M.A.P., mengonfirmasi kejadian tersebut kepada wartawan.

“Tiga rumah terbakar dan satu korban jiwa, anak laki-laki berusia 9 tahun,” ujarnya. Senin (12/08/2024).

Korban jiwa diidentifikasi sebagai Algi Fahri (9), warga setempat. Menurut keterangan Rosmalah, nenek korban, Algi terjebak di lantai atas saat api mulai membesar.

Rosmalah (Mertua Kardiman) awalnya berada di lantai bawah rumah Kardiman, mengayun cucunya yang lain, Saat menyadari adanya api, Rosmalah naik ke lantai atas untuk menyelamatkan Algi Fahri.

Baca Juga:  Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Forkopimda Kota Blitar Gelar Upacara Ziarah Nasional di Makam Proklamator

Namun, tangisan cucunya yang lain membuatnya kembali turun, dan pada saat itu api sudah terlalu besar untuk bisa menyelamatkan Algi Fahri.

Rumah yang terbakar milik Arifin (60), Kardiman (31), dan Ikbal (45). Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 240 juta, meliputi bangunan dan isinya.

Kardiman, salah satu pemilik rumah, menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

“Sebelumnya, saya pernah melihat colokan kulkas yang hangus,” tuturnya saat dimintai keterangan.

Tim pemadam kebakaran dengan empat unit mobil berhasil memadamkan api sekitar pukul 24.00 WITA. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.

IPTU Agustino menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran.

“Periksa instalasi listrik secara rutin dan segera perbaiki jika ada kerusakan,” pesannya.

Baca Juga:  Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Forkopimda Kota Blitar Gelar Upacara Ziarah Nasional di Makam Proklamator

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, bantuan untuk korban yang kehilangan tempat tinggal sedang dikoordinasikan oleh pemerintah setempat.

KOMENTAR
Share berita ini :