Kaswad Sartono Gunting Pita Kantor Baru Dua Ribu Wisata

Kepala Bidang Penyelanggara Haji Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, saat memberikan sambutan pada peresmian kantor baru PT Dua Ribu Wisata, cabang Makassar, di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 17 Sudiang, Makassar, Ahad (10/3).

Makassar, NewsMetropol – Kepala Bidang Penyelanggara Haji Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, didaulat menggunting pita sebagai tanda peresmian kantor baru PT Dua Ribu Wisata, travel haji dan umrah utama/plus, yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 17 Sudiang, Makassar, Ahad (10/3).

Pengguntingan pita pada peresmian kantor baru PT Dua Ribu Wisata cabang Makassar oleh Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, dan AG. Prof. Dr. H. Faried Wadjedy, Lc, MA. didampingi Direktur Utama PT Dua Ribu Wisata, H. M. Ja’far Muhammadiyah dan Ny. Hj. Effi Asyeni Ja,far.

Baca Juga:  Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Turut Melaksanakan Gerakan Jumat Bersih Bersama Bakesbangpol Provinsi Banten

Sebelum pengguntingan pita, Kaswad Sartono memberikan sambutan atas nama Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Drs. H. Anwar Abubakar, M.Ag.

Kaswad mengatakan jumlah calon haji Sulsel ini termasuk yang terbanyak. “Masuk tiga besar setelah Jakarta dan Sumatera Utara. Waiting list atau daftar tunggu jemaah haji Sulsel terbilang puluhan tahun. Di Sidrap sampai 40 tahun,” kata Kepala Bidang Penyelanggara Haji Umrah Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Kaswad Sartono

Selanjutnya, Kaswad juga mengatakan, pembukaan kantor baru PT Dua Ribu Wisata ini diharapkan memberi semangat baru, dikelola secara profesional dan amanah dalam melayani calon jemaah haji kita. “Tidak boleh lagi ada korban setelah kasus First Travel dan Abu Tour,” tegasnya.

Baca Juga:  Semarak Ramadhan, JOSS Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama di Makassar

Di akhir sambutannya, Kaswad menegaskan setelah dirinya dilantik, ia berkomitmen untuk melayani pembinaan calon jemaah haji dan umrah 24 jam. “Jika ada travel jual harga umrah di bawah 20 juta itu bohong dan laporkan. Segera saya diperiksa dan ditindak,” pungkas Kaswad Sartono.

(Saleh Mude)

KOMENTAR
Share berita ini :