LM saat memberikan keterangan pers kepada NewsMetropol, di Mataram, Jumat (26/1).
Mataram, NewsMetropol – Sejak tahun 2003 sampai dengan tahun 2017, Kepala Sekolah (Kasek) SDN 7 Kota Mataram ZU diduga berselingkuh.
Dugaan perselingkuhan ini dibeberkan oleh suami ZU yang beriinisial LM yang mensinyalir melibatkan empat pria idaman lain (PIL) berinisial MW, F, K, dan S.
“Boleh kita bilang ini dia berselingkuh, selingkuh pertama 2003, ada datanya semua,” ujar LM kepada NewsMeteopol di Mataram, Jumat (26/1) kemarin.
LM mengaku telah mengantongi sejumlah bukti yang mengindikasikan perselingkuhan ZU dengan empat PILnya tersebut.
Bukti-bukti itu diketahui LM diantaranya dari komunikasi handphone baik berupa SMS maupun percakapan WhatsApp sejak tahun 2003 sampai dengan tahun 2017.
Dibeberkan bahwa, untuk SMS yang pertama itu disinyalir dari MW yang berbunyi Spe***ku Jangan Kamu Buang, Sayangku. SMS tersebut di kirim dari nomor 08123988xxx ke nomor 08123709xxx.
Selain SMS tersebut, ada pula SMS dari nomor 08157911xxx pada tanggal 26 Juni 2003 yang berbunyi carilah istri yang saleha, (suka lupa pake bh) agar menjadi sakinah (sekali kena ingin nambah) dan jadilah suami siaga (siap antam pakai gaya apa aja).
“Selingkuh pertama terjadi pada bulan oktober 2002-maret 2003, PIL berinisial MW, ada datanya,” ujarnya lagi.
Kemudian pada tahun 2010, LM mengaku pernah mendapatkan SMS dari istri F.
Menurut LM, F kala itu masih menjabat sebagai Kabag Humas Pemprov NTB.
Dalam SMS yang dikirim dari nomor 081937923xxx ini berbunyi “Cek istrimu, hr ini dia janjian dngn suami ku di htl ayu ckr. kt jebak dia sm2. istrimu itu bkn org baik2”.
“Terulang lagi 2010 yang kedua, ada juga datanya,” ujarnya lagi.
Yang ketiga dugaan perselingkuhan ZU disinyalir melibatkan oknum pengawas Dikpora Kota Mataram. Dalam rentang bulan januari sampai dengan maret 2014, LM memperoleh banyak SMS diantaranya dari nomor 082342313xxx, dengan kutipan yang berbunyi Hati hati ! banyak orang yang memakai istrimu Lalu. Di saat jam kantor maupun di luar jam kantor Hati hati dgn orang2 yang dekat dengan istrimu, kmungkinan besar dia adalah bagian dari selingkuhan istrimu, istrimu memang genit Lalu, istrimu keliatannya tdk puas dirumah, makanya dia pandai menyembunyikan temannya walaupun dihadapanmu.
“Selingkuh ketiga 2013, ada data juga di situ lengkap,” tambah LM.
Kemudian dugaan selingkuh yang terakhir disebut LM dengan oknum dosen berinisial S.
Sejak 2013 sampai dengan 2017, banyak komunikasi WhatsApp diantaranya disinyalir melakukan pertemuan di hotel.
Dengan nomor 087864432xxx percakapan ini berbunyi diantaranya kapan tiang tunggang sayang?.
“2014 sampai saya panggil yang laki itu seorang dosen, nangis di rumah minta maaf, 2017 dia lagi ngulang yang dosen itu,” sesal LM.
Dengan adanya banyak bukti indikasi perselingkuhan, LM mengaku sudah lelah. Harapan agar istri bisa berubah menurut LM telah tiada. Oleh sebab itu, Ia berharap agar ZU di berhentikan sebagai kepala sekolah di SDN 7 Mataram karena dianggap bisa mencoreng citra pendidikan.
“Dengan kondisi ini saya sudah lelah, lebih baik supaya dia merasa salah diberhentikan saja dari pegawai negeri, ndak cocok jadi kepala sekolah karena kelakuannya begini kan asusila,” harap LM.
Sementara itu, Kasek SDN 7 Mataram, ZU saat di konfirmasi pada Sabtu (27/1/2018) membantah jika dikatakan selingkuh.
Menurutnya, orang selingkuh itu jika ada bukti konkrit diperkuat dengan saksi.
Semua bukti yang dibeberkan LM, menurut ZU adalah rekayasa karena kecewa digugat cerai.
“Di dalam kamar tidak pakai baju berdua terus ada bukti melakukan sejenis itu baru dikatakan perselingkuhan, kalau bukti yang di kantongi itu saya rasa tidak benar ada buktinya itu dan kebenaran dari adanya SMS maupun WA saya belum tahu sejauh mana kebenarannya, jadi saya menganggap ini hanya bentuk kekecewaan karena saya gugat cerai,” ujarnya.
(Amrin/Rahmat)
