Reporter : Efan Baitanu | Editor : Widi Dwiyanto
TIMOR TENGAH SELATAN, NEWSMETROPOL.id – Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang TTS Ny. Aye Putu Suka Arsa menyambangi dan melihat dari dekat kondisi kerusakan sejumlah ruang kelas SD Inpres Nefolilah pasca bencana gempa magnitudo 6,1 skala richter tanggal 31 agustus 2023 lalu.
Kepada wartawan Kapolres Gusti Menghimbau untuk seluruh masyarakat di Desa Noebesi agar tidak boleh panik dan takut berlebihan atas postingan-postingan berita hoax di media sosial yang meresahkan masyarakat agar masyarakat tetap beraktifitas dan tidak boleh takut tetap tenang dan fokus pada aktifitas.
Kapolres Gusti menjeaskan bahwa pihaknya dan istri ingin melihat dari dekat kondisi bencana yang terjadi agar pihaknya dan istri memberikan sedikit bantuan dari apa yang mereka miliki untuk meringankan beban masyarakat korban bencana.
Selain itu guru-guru dan siswa-siswi yg ada merupakan bagian dari NKRI walau mereka tinggal didaerah terpencil dan terisoslasi dari akses sarana dan infra struktur jalan yang tidak memadai tetapi mereka juga Warga Negara Indonesia yang patuh di jamah dan di sentuh atas peristiwa naas yang menimpa mereka.
“Walau medan tempuh cukup sulita pihaknya tetap nekad untuk tiba dilokasi agar melihat dari dekat peristiwa alam yang terjadi secara tiba-tiba dan merusak fasilitas umum yang ada,” tutup Kapolres Gusti.
Pantauan wartawan di lokasi bencana SD Inpres Nefolilah tampak Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K., M.H., didampingi Pemerintah Kecamatan Nunbena dan Kepsek SD Inpres Nefolilah mengunjungi sejumlah ruang kelas yang rusak akibat guncangan gempa magnitudo 6,1 skala richter 31 agustus 2023 lalu.
