IMG-20211130-WA0049

Penulis : Efraim Baitanu Fan | Editor : Febry Ferdyan

NTT, newsmetropol.id – Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) AKBP Andre Librian, SIk., merasa kecewa karena tidak ada alokasi anggaran pengamanan Pilkades serentak bagi anggota untuk 49 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 32 kecamatan di Kabupaten TTS.

Hal demikian dikatakannya saat memberikan arahan pada gelar pasukan pergeseran PAM Pilkades serentak di halaman kantor Mapolres TTS, Selasa (30/11/2021).

Kapolres Andre mengatakan, sebelumnya pihaknya melalui Kabag Ops Polres TTS terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten TTS melalui satuan kerja Dinas PMD sebagai penyelenggara teknis Pilkades serentak, namun jawabannya tidak ada alokasi anggaran.

Tidak saja kordinasi melalui Kabag Ops pada pertemuan Forkopimda, Senin (29/11/2021) kemarin, dirinya masih bertanya kepada Bupati Egusem Piter Tahun melalui Dinas PMD dan Ketua DPRD TTS Marcu Buana Mbau, SE., namun jawabannya tidak ada anggaran, sehingga terpaksa pihaknya harus mengambil kebijakan untuk geser anggota dalam melakukan pengamanan.

Baca Juga:  Cilegon Off Road Challenge Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Kendati demikian menurut Kapolres Andre, walaupun terasa kecewa atas tindakan Pemda namun sebagai alat negara atau garda terdepan tetap menjalankan fungsi yang melekat berdasarkan amanah Tridarma Polri yakni;

  1. Berbakti kepada nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
  2. Menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.
  3. Senantiasa melindungi, mengayomi Dan melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban apapun kendala kami tetap melaksanakan amanah dan perintah undang-undang sehingga kami tetap geser pasukan untuk melaksanakan pengamanan.

Kapolres Andre mengatakan, bahwa sebagai pimpinan pihaknya terpaksa mengorcek saku yakni anggaran pribadi untuk mengatasi anggota ke lapangan melakukan pengamanan, karena keamanan sangat penting dan tidak boleh di pandang sebelah mata

Baca Juga:  TNI-Polri dan Warga Satu Barisan, Fun Bike NBOD Jadi Ajang Perkuat Kebersamaan

“Keamanan merupakan sebuah hak mutlak bangsa yang harus di jaga, apapun kondisi urgen bangsa ini Polri tetap harus siap mejalankan tugas pengamanan,” tandasnya.

Untuk itu, kata Kapolres Andre, kepada seluruh anggota BKO tidak boleh mengurung niat kecewa, tetapi semangat menjalankan tugas mulia ini karena kitalah yang di utus Tuhan untuk ada di tengah masyarakat dalam kondisi apapun.

“Kita tetap harus menjalankan tugas di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan jumlah anggota BKO dari Polres TTS sebanyak 49 personil selalu siap melakukan pengamanan di 49 TPS,” tutup Kapolres Andre.

KOMENTAR
Share berita ini :