Banjarmasin, NewsMetropol – Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol. Yazid Fanani, secara langsung memimpin Pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas seleksi pendidikan pengembangan umum (Dikbangum) tahun anggaran 2020 Panda Polda Kalsel, di Aula Mathilda Batlayeri, Senin (20/1).
Kapolda Kalsel mengatakan, seleksi Dikbangum Polri Panda Polda Kalsel saat ini melaksanakan beberapa seleksi yaitu Sespimmen Polri, Sespimma Polri serta SIP.
“Adapun jumlah peserta seleksi, yaitu Sespimmen berjumlah 13 orang, Sespimma 10 orang dan SIP berjumlah 446 orang,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, bahwa sesuai kebijakan Presiden RI terkait pembangunan SDM yang dijabarkan melalui program prioritas Kapolri maka perwujudan SDM yang unggul akan dimulai dengan rekrutmen Polri yang menjunjung tinggi prinsip “BETAH” berbasis teknologi informasi.
“Maka kita harus dapat mengimplentasikannya guna mewujudkan mekanisme seleksi yang clear and clean dan sesuai dengan prinsip-prinsip penerimaan yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH),” ujarnya lagi.
Terkait hal itu jelas dia, Pimpinan Polri telah memberikan warning dalam menghilangkan penyimpangan dalam pelaksanaan seleksi, dengan menindak tegas terhadap oknum-oknum dan para peserta yang terlibat praktek-praktek KKN.
“Hal ini menunjukkan adanya keseriusan dan kesungguhan dalam membangun SDM Polri yang semakin berkualitas, karena dapat berpengaruh terhadap organisasi Polri kedepannya. Jika dilaksanakan dengan cara yang tidak benar atau melawan hukum, maka secara otomatis akan berdampak terhadap organisasi maupun Citra Polri di masyarakat,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Kapolda memberikan beberapa penekanan yang perlu dipedomani dan dilaksanakan, yaitu laksanakan kegiatan seleksi Dikbangum Polri dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan terlibat atau sengaja melibatkan diri dalam praktek KKN yang dapat menciderai prinsip BETAH serta clear and clean dalam proses seleksi ini, Segera Lapor kepada pimpinan apabila ada indikasi terjadinya KKN dalam proses seleksi ini, dan bilamana terbukti akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pesannya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain ; Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Tim dan Pengawas Internal, serta para peserta Dikbangum Polri TA.2020 Panda Polda Kalsel.
(Samsul Huda/Humas Polda Kalsel)
