Panen raya, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kediri, Selasa (20/2).
Kediri, NewsMetropol – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Ir. Widodo Iman Santoso mengatakan, kehadiran alat panen combine harvester akan memberikan sumbangsih positif bagi peningkatan produksi padi di Kediri.
“Dengan menggunakan combine harvester ini, nantinya akan mengurangi pembuangan dari hasil panen tersebut,” ungkap Ir. Widodo Imam Santoso kepada media saat panen raya, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kediri, Selasa (20/2).
Dia juga mengatakan, bahwa sesuai jadwal panen, pada Bulan Februari ini merupakan awal panen di Kediri, dan diprediksi panen raya akan terjadi pada Bulan Maret dan April.
Dia berharap agar Bulog secara aktif berperan dalam hal pembelian gabah dari petani, sehingga harga jual gabah dari petani sesuai standard.
Senada dengan itu, Mantri Pertanian Kacamatan Semen Suhariyono Kristanto mengatakan produksi padi di wilayahnya saat ini mencapai 9,8 ton gkp (gabah kering panen)/hektar.
Oleh karena itu kata dia, penggunaan combine harvester juga dapat mengefektifkan tenaga petani saat panen.
Untuk diketahui, mesin combine harvester merupakan bantuan pemerintah untuk Kelompok Tani Mulyo Desa Sidomulyo Kecamatan Semen.
Nampak pada acara panen raya tersebut Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Joni Morwantoto, Danramil 0809-22/Semen Kapten Inf Arifin Effendi, Kapolsek Semen AKP Karyoko, Camat Semen Sujiwo ,Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito dan Kepala Desa Sidomulyo Dayat.
(Andik/Penrem 082)
