Kasatlantas Polres Muna, Iptu Fajar Mn.
Raha, NewsMetropol – Sehari menjelang dilakukan gelar apel Operasi Patuh Anoa 2019, Satuan Lalulintas Polres Muna melakukan apel penertiban internal anggota Polres Muna.
“Karena sebelum kita melakukan operasi patuh terlebih dahulu kita melakukan menertibkan anggota kita sendiri agar menjadi contoh kepada masyarakat,” ujar Kasatlantas Polres Muna Iptu Fajar Mn, Rabu (28/8).
Kata dia, gelar apel pasukan penertiban interen kepolisian dilaksanakan di Mapolres Muna dan diikuti jajaran Satuan Lalulintas, Binmas dan Satuan Intelkam.
Selanjutnya kata Fajar, pihaknya melakukan patroli keliling dalam kota yang dipimpinnya langsung.
Dia juga mengatakan bahwa Operasi Patuh Anoa 2019 akan berlangsung selama dua pekan dimulai Kamis (29/8) dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Pada operasi ini yang akan dilakukan pada pagi hari, sore hari dan malam hari ini kata dia, pihaknya akan melibatkan Satuan lalu lintas, Binmas didampingi Propam dan POM TNI AD.
“Karena operasi patuh ini diberlakukan sama baik anggota TNI, Polri maupun masyarakat, bagi yang melakukan pelanggaran akan diberi sanksi berupa tilang, sesuai isntruksi Kakorlantas penegakan hukum 60 persen , prefentif 40 persen, sasarannya kepada pengendara yang tidak menggunakan helem, serta pengendara yang masih dibawa umur, melawan arus dengan jalanan sangat sempit dapat membahayakan diri pengendara,” jelas Fajar.
Iptu M Fajar Mn berharap agar semua elemen masyarakat baik anggota TNI maupun anggota Polri benar-benar dapat mematuhi rambu rambu lalulintas sesuai UU Lalulintas nomor 22 tahun 1999 yakni tidak boleh melawan arus.
Selain itu kata dia, harus menggunakan helem standar, pengendara bukan dibawah umur, dan membawa kelengkapan surat-surat kendaran serta kelengkapan SIM.
Fajar menambahkan, dengan adanya operasi patuh 2019 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya tertib berlalulintas.
“Patuhi dan taati rambu rambu lalulintas di jalan raya, tertib berkendaraan, tidak ugal-ugalan demi mengurangi angka kecelakaan di jalan,” harapnya.
Dia menegaskan bahwa, menjelang dilakukanya Operasi Patuh, pihaknya sebelumnya telah mempersiapkan diri baik sarana prasarana, maupun kesiapan personel.
“Khususnya anggota Satuan Lalulintas kami turunkan sebanyak 15 personel, namun masih beberapa hal yang belum memadai seperti marka jalan, rambu-rambu lalulintas masih kurang dan traffic light yang belum ada,” tandasnya.
(Bahrun)
