Makassar, NewsMetropol – Personel dan keluarga Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar saat ini memakai gelang warna-warni.
Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, mengatakan, penggunaan gelang tersebut dimaksudkan sebagai identifikasi resiko terpapar Covid-19 .
“Gelang warna-warni identifikasi resiko terpapar Covid-19 tersebut digunakan terutama pada saat masuk ke Markas/kantor dan komplek perumahan TNI AL di lingkungan Lantamal VI pada jam kerja maupun di luar jam kerja yang bertujuan untuk identifikasi resiko terpapar berdasarkan mapping lokasi tempat tinggal dan lingkungan tempat kerja,” ujarnya..
Lanjut Pamen Tiga Melati yang juga
merupakan Dan Subsatgas Covid-19 Lantamal VI ini, pemberian tanda gelang warna-warni pada setiap personel dan keluarga Lantamal VI perlu dilakukan untuk memudahkan pengawasan dan penindakan Covid-19.
Asops menjelaskan, gelang berwarna hijau (resiko rendah) digunakan oleh personil dan keluarga yang tinggal di kompleks/mess/rujab Lantamal VI dan gelang berwarna kuning (resiko sedang) digunakan oleh personil dan keluarga yang tinggal di luar komplek Lantamal VI.
“Sedangkan gelang warna merah (resiko tinggi) digunakan untuk personil yang berinteraksi langsung dengan masyarakat umum atau pasien Covid-19 seperti personel rumah sakit, Dinas Kesehatan, personil dalam kategori ODP, PDP, Ladokgi, pegawai koperasi/toko Navimart serta Siswa Sekesal,” terangnya.
Kata dia, gelang warna kuning (resiko sedang) untuk personil dan keluarganya yang tinggal di luar kompleks rujab dan perumahan TNI AL di luar Kompleks Lantamal VI.
“Jadi gelang tersebut bukan menunjukkan status pasien Covid-19 tapi hanya identifikasi resiko terpapar sesuai dengan lingkungan tempat tinggal atau lingkungan tempat kerja,” imbuhnya.
Dia berharap agar personil yang memiliki resiko tinggi untuk lebih waspada dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.
“Namun demikian personil dengan resiko rendah atau sedang juga jangan menjadi lengah tapi tetap harus waspada dan disiplin,” tutupnya.
(Jamal)
