Demo Anak

Tampak klarifikasi dalam konferensi pers soal demo sebar foto anak, Sabtu (14/12).

Bone, NewsMetropol – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 14 Bone Kecamatan Tellusiattingnge, Kabupaten Bone menggelar konferensi pers di gedung Kantor Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK Wilayah III Jln. Dr. Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Sabtu (14/12).

Dihadiri Kepala UPT SMA/SMK wilayah III Andi Syamsu Alam, para aktivis LSM dan awak media.

Ketua IKA SMAN 14 Bone Syahruddin SB., mengatakan pihaknya sangat mengecam oknum tidak bertanggungjawab yang telah mengeksploitasi anak siswi tersebut lewat penyebaran melalui spanduk.

Syahrudin menyesalkan adanya demo yang mengatasnamakan keluhan warga masyarakat yang tidak terima adanya chat kepala sekolah dengan siswinya berinisial AN, sehingga demo terhadap mengatasnamakan warga masyarakat yang tidak sesuai mekanisme tersebut perlu dilakukan klarifikasi.

“Adanya penyebaran gambar foto anak siswi melalui spanduk yang diduga telah dipergunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga kami mewakili seluruh warga Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 14 Bone Kecamatan Tellusiattingnge, akan meminta pertanggungjawaban Ketua RW, oknum mahasiswa yang datang berdemo didampingi oknum mantan Ketua Komite,” tegasnya dihadapan awak media, par aktivis LSM, Kepala Sekolah, Alumni SMAN 14 Bone, serta dihadapan para siswa dan siswi dalam klarifikasi tersebut.

Kepala Sekolah SMAN 14 Bone Drs Mubarak, M.Pd., juga memberikan keterangan yang mengatakan bahwa adanya unsur kesengajaan terhadap dihembuskan pemasalahan ini oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk menjatuhkan dirinya.

Ditempat yang sama salah satu siswi yang berinisial AN (14 Thn) mengaku trauma dan merasakan dampak dari penyebaran fotonya melalui gambar spanduk tersebut.

“Sangat merasa malu dan keluarga juga tidak terima setelah mengetahui saat didatangi kerumah oleh oknum guru perempuan berinisial RS,” ucapnya dengan bibir bergetar.

(Syahrir)

KOMENTAR
Share berita ini :