Tampak Kolonel Infanteri Erwin (kaos hijau) bersama peserta lomba tembak, Minggu (30/9).
Malang, NewsMetropol – Dalam rangka HUT TNI ke-73, Divisi 2 Kostrad menggelar lomba menembak bertempat dilapangan tembak Divisi 2 Kostrad , Singosari, Minggu (30/9).
Diketahui sebanyak 120 peserta lomba menembak Pistol Eksekutif untuk membuktikan kepiawaiannya.
Dalam aturan mainnya, peserta harus mendengarkan aba-aba terlebih dahulu dari panitia, kemudian semua regu yang beranggotakan, TNI, Polri maupun Sipil menembak pada titik sasaran yaitu 8 plat baja dengan memperhatikan ketepatan bidikan serta kecepatan waktu tembak.
Ketua Panitia, Kolonel Infanteri Erwin mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-73.
“Terlebih sebagai silaturahmi yang bertujuan untuk saling mengakrabkan diri, guyub rukun dan bersinergi. Dengan inilah kita kemas melalui lomba menembak pistol eksekutif yang diikuti oleh Forkompimda, TNI, Polri, Perbakin, Akademisì yang ada di Malangraya,” jelasnya.
Tak sebatas Lomba, untuk memeriahkan HUT TNI ke-73 diaadakan juga kegiatan pameran alutsista di Rampal yang berlangsung mulai tanggal 5 Oktober hingga 7 Oktober 2018. Ada pameran senjata perorangan maupun senjata TNI, termasuk Alutsista alat berat seperti Tank, panser dll.
“Pada pembukaan akan ada berbagai Demo seperti bela diri maupun terjun payung, sedangkan puncak kegiatan adalah pelaksanaan Fun Bike yang diiikuti oleh masyarakat Malang,” kata Aster Divisi 2 Kostrad.
Ditengah acara, Wakapolres Batu Kompol Zein Mawardi bersama anggota lainnya dari Kepolisian nampak antusias mengikuti lomba tersebut.
Kepada NewsMetropol, Zein menyampaikan apresiasi atas Sinergitas yang dibentuk Divisi 2 Kostrad melalui lomba menembak.
“Ini penting, selain menambah keakraban juga melatih ketrampilan perorangan yang memiliki kewajiban dalam mengemban fungsi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,” katanya.
Menurut Zein, bahwa giat semacam ini juga menjadi penyemangat bagi Polres Batu untuk mengasah kelihaian bagi anggota, terutama bagi anggota yang memiliki fungsi langsung membaur dengan masyarakat, diantaranya Sabhara, Reserse dan Lalu lintas.
Senada dikatakan Komandan Resimen Armed Kolonel Rama Hendarto Budiarto, bahwa kegiatan ini sangat positif, Karena dari awal tujuannya adalah menggabungkan dari grup menembak yang terdiri dari TNI, Polri, Sipil termasuk juga para Akademisi.
“Terlihat sangat guyub, termasuk melihat para pejabat dan para tokoh yang bisa membaur dalam kebersamaan. Dan harapannya tentu suasana tersebut berpengaruh pada kondusifitas wilayah,” kata Rama.
(Yud/Rin)
