Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar P. Sianipar memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, tentang kesiapan TNI mendukung kepulangan mahasiswa kembali ke kampus masing-masing dengan menyiapkan 2 Hercules jenis C-130.
Abepura, NewsMetropol – Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar P. Sianipar mengatakan, TNI siap mendukung kepulangan mahasiswa kembali ke kampus masing-masing dengan menyiapkan 2 Hercules jenis C-130.
“Saat ini sesuai perintah dari komando atas kepada komando wilayah di Papua dan Papua barat untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat agar segera disosialisaikan dan didata,” ujar Danrem dalam release tertulisnya, Rabu (11/9).
Danrem juga mengaku bahwa perintah tersebut telah ia keluarkan kepada seluruh Komandan Kodim jajaran Korem 172/PWY.
“Saya sudah perintahkan para Komandan Kodim di bawah jajaran Korem 172/PWY untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan mengerahkan para Danramil serta Babinsanya untuk mendata adek-adek mahasiswa yang mau kembali ke tempat perkuliahannya masing-masing di luar Papua,” ujarnya lagi.
Danrem menerangkan bahwa banyaknya mahasiswa yang kembali ke Papua dari daerah tempatnya menuntut ilmu karena termakan kabar burung atau hoaks, dan himbauan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Saya mendapat laporan ada sekitar 1.200 orang mahasiswa yang kembali dari luar Papua menuju ke Jayapura, tetapi jumlah tersebut perlu dipastikan lagi bahwa seluruhnya mahasiswa atau bukan. Tentunya hal tersebut akan menjadi persoalan baru bagi kabupaten dan provinsi, mereka mau ditempatkan dimana dan bagaimana mereka melanjutkan pendidikan,” jelas Kolonel Binsar.
Danrem menengarai ada upaya kelompok-kelompok tertentu dengan menghembuskan isu-isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kepada mahasiswa berupa himbauan agar mereka kembali ke Papua.
“Jadi menyampaikan informasi ke luar Papua sana seolah-olah situasi sedang gawat, dan orang papua akan terancam keselamatannya disana. Oleh karena itu sekali lagi saya tekankan di sini bahwa tidak ada hal seperti itu,” terangnya.
“Kita sudah berkomunikasi dengan semua rekan-rekan kita yang ada di luar Papua untuk menjaga masyarakat dan saudara-saudara kita orang papua yang ada disana seperti kami juga menjaga orang-orang non papua yang ada di jayapura dan di papua ini,” lanjut Binsar.
Mahasiswa, kata Binsar, biarlah terus melanjutkan pendidikannya menjadi orang yang terpelajar sehingga bila suatu saat dia selesai, dia kembali membangun tanah Papua.
Binsar berharap masyarakat yang ada di Jayapura dan sekitarnya untuk tetap menjaga keamanan dengan tidak boleh lagi melakuka aksi yang berujung anarkis seperti sebelumnya.
“Akhirnya sekarang mereka (pelaku anarkis red) harus kita lakukan penegakan hukum dan itu langkah yang paling tepat. Penegakan hukum dan prosesnya akan terus berjalan, nanti kalau ada lagi (anarkis) setelah ini, maka mereka akan berhadapan dengan hukum. Kami TNI dan Polri tetap pada komitmen kami menjaga wilayah ini dengan cara sepersuasif mungkin,” pungkasnya.
(Red)
