IMG-20200418-WA0105

Barru, NewsMetropol – Puluhan truk harus diberhentikan petugas Posko Covid 19 di perbatasan Pare-Pare Barru karena diketahui sang sopir diduga melakukan kerja sama agar terhindar dari pemeriksaan tim medis di Posko.

Kerjasama yang dilakukan puluhan sopir dengan cara menelpon rekannya (sesama sopir) jika melintas di perbatasan Pare-Pare Barru jangan mengatakan mau ke Barru.

Dari hasil pantauan awak media, beberapa sopir yang sempat dilakukan pemeriksaan Suhu Tubuh mengatakan mau melintas ke Pangkep, dari pengakuan sang sopir yang dinilai sama dengan supir sebelumnya membuat petugas Posko curiga, saat di tanya dengan nada yang sedikit tegas akhirnya beberapa sopir mengaku bahwa mau ke Barru untuk mengambil Gaba.

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja

“Kami sangat sesalkan perilaku sopir truk yang ingin megelabui kami saat dilakukan pemeriksaan, dimana perilaku tidak jujur membuat kami Meminta agar putar balik, dikarenakan mereka tidak ingin KTPnya di tahan.” ujar Sarifuddin.

Akibat ulah sang sopir semua mobil truk yang melintas diperbatasan terpaksa harus diberhentikan agar tindakan mengelabui petugas Posko tidak terulang lagi.

“Beberapa sopir yang melintas terpaksa kami melakukan penindakan tegas dengan meminta agar menitipkan KTP nya sebelum melanjutkan perjalan untuk pengambilan Gaba,” tegasnya.

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :