6

Kepala Staf Korem 082/CPYJ, Letkol Inf Moch Sulistiono saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informasi, pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di Makorem 082/CPYJ, Senin (20/5) pagi.

Mojokerto, NewsMetropol – Seluruh Satuan TNI-AD di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya secara serentak menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh tiap tanggal 20 Mei.

Seperti yang berlangsung di Makorem 082/CPYJ pada Senin (20/5) pagi. Kepala Staf Korem 082/CPYJ, Letkol Inf Moch Sulistiono mengatakan jika upacara yang bertemakan Bangkit Untuk Bersatu yang dipimpin oleh dirinya saat ini, dinilai sangat tepat guna menjalin Persatuan dan Kesatuan di dalam bingkai negara, khususnya Indonesia.

“Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia di proyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam arus ekonomi dunia,” ujar Kasrem melalui amanat Menteri Komunikasi dan Informasi, yang dibacakannya.

Baca Juga:  Kasad Launching 11 Jembatan Gantung di Aceh, Bagian dari 218 Jembatan yang Rampung Dibangun TNI

Arus ekonomi dunia itu, kata Letkol Sulistiono, nantinya mampu menyaingi beberapa negara besar, termasuk diantaranya Tiongkok, Amerika Serikat hingga India.

“Indonesia bahkan mampu tumbuh menjadi lima besar dunia dalam 10 hingga 30 tahun mendatang,” ungkapnya.

Tentunya, upaya itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan, beberapa kunci utama pun, menjadi faktor utama pendongkrak perekonomian Indonesia, terutama dengan adanya Persatuan dan Kesatuan.

“Maka dari itu, kita terus berupaya untuk terus menjaga keharmonisan dan kondusifitas guna tergapainya tujuan tersebut,” tandasnya.

Untuk diketahui, tanggal 20 Mei, tepatnya tahun 1908 silam seakan menjadi momen bersejarah bagi perjuangan bangsa Indonesia ketika mengusir penjajah. Keberhasilan itupun, dilandasi dengan adanya Persatuan dan Kesatuan yang telah diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Berita Foto : Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Presiden Prabowo dengan Kiai dan Tokoh Organisasi Islam

(IP/Penrem 082)

KOMENTAR
Share berita ini :