Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra, SH., dan Sekjen ODOJ Lebak, Aryani saat tandatangani kerjasama, Senin (29/10).
Lebak, NewsMetropol – Hari sumpah pemuda ke-90 yang di peringati setiap tanggal 28 Oktober menjadi hari yang benar-benar bersejarah bagi ratusan pemuda Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas 11B Rangkasbitung.
Hal tersebut menyusul telah di tandatanganinya perjanjian kerjasama, antara Rutan Rangkasbitung dengan Dewan Pengurus Area Kabupaten Lebak
One Day One Juz (ODOJ) di lapangan serbaguna pada pelaksanaan upacara hari sumpah pemuda, Senin (29/10).
Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra, SH., dalam sambutannya menyampaikan, perjanjian kerja sama tersebut terkait dukungan tambahan dari ODOJ Lebak dalam pembinaan ke agamaan bagi santriawan dan santriawati pondok pesantren Al-Magfiroh.
“Kami apresiasi di hari bersejarah ini, ada sebuah komunitas dan lembaga yang berkomitmen dan secara sukarela ingin bekerjasama dalam mendukung kegiatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Rangkasbitung yang kita sebut selama ini santriawan dan santriawati, sungguh nilai dan niat yang sangat mulia semoga Allah SWT., melancarkan niat baik kita semua,” kata Aliandra dalam sambutanya.
Masih di tempat yang sama, Aliandra mengharapkan bahwa One Day One Juz merupakan sebuah kebiasaan dan program yang sangat baik, oleh karenanya keteladanan dan kegiatannya patut diikuti, bukan hanya oleh para santri, petugas juga harus mengamalkan kegiatan ini.
“Jika sudah menjadi kebiasaan insyaallah minimal dari sisi membaca itu jadi kebiasaan, nanti kedepannya kita akan memahami artinya, insyaallah akan menambah pahala dan kelancaran kita bertugas,” katanya.
Sekjen ODOJ Lebak, Aryani mengatakan, bahwa pihaknya turut senang bisa terlibat dalam memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi saudara-saudaranya.
“Kami pun semua turut senang, semoga dengan hadirnya kami dalam gerakan membaca Al-Quran bisa lebih giat di sini dan tidak ada lagi warga binaan yang tidak membaca Al-Quran, bahkan harapan kami seluruhnya bisa mengamalkan Al-Quran,” pungkasnya.
(Harun)
