Parepare, NewsMetropol – Komandan Komando Distrik Militer 1405/Mallusetasi, Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, SH.MH, menghadiri rapat, bersama Forkopimda Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19, yang dipimpin oleh Walikota Parepare Dr. H.M. Taufan Pawe, SH. MH., di Baruga Rujab Walikota Parepare jln. Lasiming Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung Kota Parepare, provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (18/5).
Dalam Rapat tersebut Dandim 1405/Mlts menyampaikan bahwa, Perkembangan yang ada sekarang ini dalam penanganan Covid-19 sudah berjalan selama 2 bulan, semua stake holder terkait, harus bersinergi dan berkesinambungan, karena saling terkait, seperti Dinas Sosial, agar terbuka untuk menyampaikan Data tentang penyaluran Bansos dari Pemerintah. Karena kami mendapat perintah untuk mengawal pendistribusian Bansos kepada Masyarakat.
“Adanya surat dari masyarakat berupa keluhan yang masih belum mendapatkan bantuan dari pemerintah ± 50 KK di daerah Capa Ujung belakang, Bekang yang sampai sekarang belum tersalurkan. Kami berharap Pemerintah untuk mengajak unsur terkait secara bersama-sama mengawal sistem penyaluran ini” kata Dandim.
Sementara itu, dalam Sambutannya, Walikota Parepare mengatakan, bahwa tujuan dari pertemuan Forkopimda ini adalah karena situasi dan kondisi sekarang di wilayah Kota Parepare, dimana orang positif Covid-19 semakin bertambah.
“Kalau kita mencermati sepertinya sangat berat karena penularan virus dari biasa menjadi luar biasa yang sudah menjadi 28 orang dan Kota Parepare sudah berada pada urutan ke 7 di Sulsel” ungkap Taufan Pawe.
Taufan menambahkan, pihaknya akan melakukan kembali penyemprotan disinfektan khususnya di pasar-pasar, dan meminta kesediaan dan dukungan kepada TNI dan Polri.
“Mereka semua ini yang pekerjaannya cukup memprihatinkan agar mendapat bantuan sosial, dan kita akan melakukan langkah akan melakukan penyemprotan” ujarnya.
Selain itu kata walikota Parepare, terkait kedatangan WNI kemarin yang jumlahnya 88 orang dan ada salah seorang, telah di isolasi selama 14 hari di RSUD A. Makkasau, dan alhamdulillah Tim Gugus Kota Parepare, sudah mengkoordinasikan, kepada kepala daerah masing masing, dan semuanya datang untuk menjemput warganya sesuai arahan Bapak Gubernur Sulsel agar dilakukan isolasi.
“Sedangkan Terkait dengan kegiatan Sholat Idul Fitri menunggu keputusan dari atas, dan saya berharap kepada ASN agar betul – betul tidak melakukan mudik” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kementrian Agama Kota Parepare, H. Abdul Gaffar, S.Ag. MA., menerangkan, perlu melaksanakan terlebih Rapat Internal dengan semua element keagamaan, untuk menindaklanjuti keputusan MUI tentang Sholat Idul fitri, sehingga dihasilkan kebijakan, yang tepat, dan dilaksanakan dengan baik. Apakah dilaksanakan atau tidak, atau sesuai Standard WHO, jaga jarak maupun memakai masker seperti pelaksanaan sholat yang ada saat ini di Masjidil haram Mekah.
“Sesuai petunjuk Pak Walikota diawal penanganan Covid, yang sudah berjalan selama 2 bulan, akan mendukung vitamin, kepada petugas di lapangan, sehingga para petugas dapat melaksanakan dengan FIT dan sehat, tidak mungkin petugas menyembuhkan orang yang sakit sedangkan dirinya juga dalam keadaan sakit,” terangnya.
(Ahkam)
