20191226_191420

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Irjen Pol. Nana Sudjana AS. menjadi Kapolda Metro Jaya.

Mataram, NewsMetropol – Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi keputusan Kapolri yang mengangka Irjen Pol. Nana Sudjana AS. menjadi Kapolda Metro Jaya.

Sebagaimana diketahui Kapolda NTB tersebut menggantikan Irjen Pol. Gatot Eddy yang kini naik sebagai Wakapolri sesuai dengan surat telegram nomor ST 3331/XII/KEP/2019.

Zulkieflimansyah menilai keputusan pengangkatan Irjen Nana Sudjana untuk memimpin Polda Metro Jaya merupakan keputusan yang tepat.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini meyakini keputusan itu berdasarkan rekam jejak dan posisi-posisi strategis serta kapasitas Irjen Pol. Nana Sudjana yang berpengalaman dalam bidang intelijen dan keamanan.

“Sebenarnya sesuatu yang berat bagi kami, karena Irjen Pol Nana Sudjana baru delapan bulan mengemban amanah di Polda NTB. Namun saya percaya, Irjen Pol Nana Sudjana memiliki kemampuan, pengalaman dan kapasitas yang mumpuni selama era bergulirnya reformasi 1998 dan setelahnya,” ujar orang nomor satu di Provinsi NTB itu, Kamis (26/12).

“Jadi saya pikir bukan sesuatu yang susah bagi Irjen Pol Nana Sudjana jika kembali mendapat amanah baru dari Kapolri untuk memimpin di ibu kota,” sambungnya.

Menurutnya, Pasca Pilpres 2019, kondisi masyarakat bisa dibilang masih terbelah, di mana turbulensi politik identitas masih dapat mempengaruhi situasi kamtibmas nasional.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

Selain itu kata dia, Jakarta adalah etalase Indonesia dan merupakan barometer keamanan nasional demi terciptanya kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang aman.

“Saya rasa memang di situlah dibutuhkan profil yang matang dan mumpuni, yang dapat berperan sebagai “cooling system”, yang mampu melindungi hak dan kepentingan warga negara bahkan kewajiban dan hak pemerintah. Termasuk menjaga ibu kota untuk menjaga stabilitas serta rasa aman masyarakat dalam menggerakkan ekonomi,” jelas Bang Zul.

Lebih jauh terang dia, potensi gangguan kamtibmas ke depan di ibu kota, di satu sisi hanya dapat dilakukan dengan upaya pencegahan yang diperoleh dari pengumpulan data serta koordinasi dengan sejumlah stakeholder.

Di sisi lain lanjutnya, peran sejumlah ulama dan informal leader pun dioptimalkan dalam mengkomunikasikan visi dan misi pemerintah.

Dia meyakini sosok Nana sebagai figur polisi yang bertangan dingin dan kemampuan komunikasinya yang luwes dapat menjangkau ke berbagai kalangan.

“Selama Irjen Nana Sudjana menjadi Kapolda NTB, meski bisa dibilang baru sebentar, Provinsi NTB terjamin dalam keadaan aman. Potensi benturan di masyarakat berhasil dikelola dengan baik dan ketertiban berjalan maksimal. Dalam waktu yang serba singkat, Beliau telah mendapatkan apresiasi positif dari tokoh dan masyarakat NTB,” beber Politisi PKS itu.

Baca Juga:  Kades Jimbe : Bersih Desa Jadi Momentum Wujudkan Desa Hebat

Sementara itu, sebelumnya Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudajana mengaku mendapatkan surat telegram (ST) pada Jumat (20/12). Isinya terkait penunjukan dirinya sebagai Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal Idham Azis.

“Terkait dengan beredarnya kabar tentang mutasi saya selaku Kapolda Metro Jaya memang betul, dan pada malam Sabtu, saya mendapatkan ST tersebut untuk menjadi Kapolda Metro Jaya,” ungkapnya pada saat memimpin Upacara Hari Ibu di Lapangan Gajah Mada Polda NTB Senin, (23/12).

Nana Sudjana mengaku bahwa mutasi tersebut membuat perasaannya campur aduk. Di satu sisi, ia dipercaya Kapolri untuk memimpin wilayah ibu kota. Di sisi lain, ia harus meninggalkan jabatan Kapolda NTB, sebuah amanah yang baru diembannya dalam waktu yang singkat.

“Jadi terus terang saya merasa ada suka dan luka, saya terus terang baru menginjak bulan ke 8 menjadi Kapolda NTB ini saya sudah merasakan, kebersamaan dan rasa menyatu dengan seluruh anggota di Polda NTB,” ungkapnya.

Namun begitu, dirinya menegaskan kalau mutasi dalam tubuh Polri merupakan hal yang biasa dan harus diterimanya sebagai sebuah tugas, amanah dan pengabdian.

(Rahmat)

KOMENTAR
Share berita ini :