IMG-20200220-WA0064

Barru, NewsMetropol – Pembangunan Galangan Kapal di Awerange, kecamatan Soppeng Riaja, kabupaten Barru, milik swasta pertama di Sulawesi Selatan, diresmikan langsung oleh Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah, pada hari Kamis (20/2).

Peresmian ini ditandai dengan peletakan pertama pemancangan tiang, sebagai rangkaian HUT Barru ke 60.

Pembangunan Galangan Kapal ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru, dengan cara mempermudah para investor menanamkan modalnya.

Pembangunan galangan kapal di luar PT Industri Kapal Indonesia, bakal menyerap ratusan tenaga kerja lokal, terutama jika nantinya sudah difungsikan.

“Perlu kami sampaikan bahwa pembangunan Galangan Kapal ini merupakan yang pertama di Sulawesi Selatan di luar PT Industri Kapal Indonesia, sehingga keberadaan Galangan Kapal ini, dianggap sangat strategis untuk mendukung pemanfaatan potensi wilayah laut dan peisisir Barru,” kata Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si., dalam sambutannya, di HUT Barru ke 60, yang digelar di Taman Colliq Pujie, kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Kamis (20/2).

Baca Juga:  Miris! Karhutla Ussu Hanguskan Ratusan Juta Hasil Petani, Anggaran Penanganan Dinilai Tak Sebanding Dengan Ancaman

Suardi Saleh berharap, kehadiran Galangan Kapal di Awerange, kecamatan Soppeng Riaja, akan memberikan dampak terhadap jasa perhubungan laut, serta salah satu yang bisa menggerakkan pertumbuhan perekonomian di kabupaten Barru.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Nurdin Abdullah, hadir langsung melakukan peletakan pertama pemancangan tiang galangan kapal di Awerange oleh PT Layar Perkasa Nusantara. Ia didampingi Bupati Barru Suardi Saleh dan investor pembangunan galangan kapal, serta pendiri Bosowa Group, Aksa Mahmud.

Nurdin Abdullah memuji pembangunan galangan kapal. Bahkan, ia memberi nilai plus terhadap Bupati Barru dan jajarannya yang cepat menangkap peluang ini dengan mempermudah perizinan.

“Mereka sampaikan kepada saya (pengusaha), semenjak menjadi pengusaha, baru kali ini mengurus perizinan dilayani sangat cepat oleh pemerintah. Dan itu di Barru,,” ujarnya.

Baca Juga:  Miris! Karhutla Ussu Hanguskan Ratusan Juta Hasil Petani, Anggaran Penanganan Dinilai Tak Sebanding Dengan Ancaman

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :