IMG-20200311-WA0085

Makassar, NewsMetropol – Danlatamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan, gerakan nasional Garuda Di Lautku menjadi tonggak komitmen bersama untuk menjaga kelestarian bawah laut nusantara.

“Seluruh terumbu karang dari Sabang sampai Merauke, hampir setengahnya telah mengalami kerusakan, baik akibat ulah manusia maupun rusak secara alamiah,” ujar Danlantamal VI di Markas Komando Lantamal VI Makassar, Rabu, (11/3)

Danlantamal VI menegaskan bahwa momentum ini merupakan saat terbaik dijadikan untuk mencanangkan kepedulian nasional bagi pelestarian terumbu karang.

“Tak hanya bagi kehidupan saat ini, terumbu karang juga memiliki kemanfaatan berlimpah bagi kehidupan bangsa Indonesia, bahkan seluruh umat manusia, di masa yang akan datang,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan Strategis Melalui Pertemuan Bilateral, Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Menhan Jepang

Untuk itu kata dia, gerakan Garuda Di Lautku menjadi tonggak komitmen bersama untuk secara nasional menjaga kelestarian alam bawah Iaut Nusantara.

Gerakan ini kata dia, tidak terlepas dari fondasi ideologis bangsa dan negara Indonesia yaitu Pancasila.

Selain itu lanjutnya, pelestarian terumbu karang menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Lanjutnya, kemanfaatan dari gerakan ini dilandaskan pada kemanusiaan yang adil dan beradab dengan disertai pemahaman bahwa Iaut adalah pemersatu Indonesia, sebagai bangsa kepulauan yang terdiri atas kemajemukan suku, bahasa, dan agama.

“Pengelolaan terumbu karang harus berlandaskan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan mufakat. Pada akhirnya, kelestarian terumbu karang akan bisa memberikan kesejahteraan, dan pengelolaannya harus berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia,” tutupnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Hari Buruh Internasional

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :