Warga Dusun Sudimoro Desa Kalibendo Kecamatan Kecamatan Pasirian dan Dusun Uranggantung Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang saat melakukan penutupan akses jalan bagi armada truk pengangkut pasir, Kamis (17/1).
Lumajang, NewsMetropol – Warga Dusun Sudimoro Desa Kalibendo Kecamatan Kecamatan Pasirian dan Dusun Uranggantung Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang melakukan aksi dengan cara menutup akses jalan bagi armada truk pengangkut pasir, Kamis (17/1).
Permasalahan sendiri bermula dari banyaknya armada tambang yang menyebabkan polusi udara berupa debu, yang membahayakan kesehatan warga, serta kemacetan dan laka lantas di jalan desa. tentu hal ini memicu kemarahan warga. Selain itu, penutupan jalur tersebut adalah sebagai bentuk kekecewaan atas pembangunan jalan tambang yang sudah lama namun tak kunjung selesai.
Mengetahui potensi kerawanan cukup tinggi, petugas dari Polsek Pasirian serta Polsek Candipuro dibantu petugas Kodim dari Pasirian dan Candipuro langsung menuju titik dimana jalur ditutup tersebut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Benar saja, saat petugas datang, warga telah menutup jalan dengan kayu serta berusaha membakar tumpukan kayu tersebut ditengah jalan. Untung saja petugas yang datang dengan sigap menghimbau warga agar menyelesaikan dengan kepala dingin. Akhirnya, satu pleton pasukan bantuan dari Polres Lumajang pun didatangkan agar permasalahan tidak semakin meluas.
Warga yang sudah berkumpul sejak pagi tersebut awalnya tidak mau menggubris arahan dari petugas. Namun petugas dari Polsek Candipuro yang dipimpin langsung oleh Kapolseknya AKP Ernowo SH serta Polsek Pasirian yang dikomandoi AKP Zainun SH selaku Kapolsek Pasirian, berhasil menenangkan warga agar bisa duduk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM yang dikonfirmasi melalui sambungan telefon karena sedang menghadiri rapat di Polda dalam rangka mengikuti arahan dari Kapolda Jawa Timur mengenai situasi Kamtibmas terkini, menjelaskan. “saya sedang menghadiri rapat bersama Kapolres jajaran dalam arahan dari Kapolda Jawa Timur dan saya menerima informasi Pagi ini situasi Urang Gantung memang sempat memanas. Saya menghimbau warga agar menahan diri, karena saat ini pihak pemerintah daerah sedang membuatkan jalan untuk akses armada tambang. Rencananya Jumat besok (18/1) saya dan Bupati beserta Dandim akan mengecek secara langsung progress pembangunan jalan tambang yang dimaksud,” ujar Arsal
Lebih lanjut, Kapolres Lumajang menghimbau agar tidak sampai terjadi bentrok sesama warga lantaran permasalahan tersebut. “Meskipun ini permasalahan yang cukup kompleks, saya yakin warga masih bisa bersabar sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak kami inginkan. Serahkan permasalahan kepada kami untuk mendapatkan solusi terbaik bagi semua pihak dan saya besok akan turun langsung ke lokasi untuk ikut berembuk bersama masyarakat agar ditemukan titik temu dan jawaban terkait masalah ini,” tutup Arsal.
(MP/PolresLumajng)
