Ketua Umum Gerakan Muda Sulawesi Selatan (Gema Sultan) Dedy Iskandar. (*)
Jakarta, NewsMetropol – Ketua Umum Gerakan Muda Sulawesi Selatan (Gema Sultan) Dedy Iskandar mengatakan, implikasi sebagai masyarakat yang gemar merantau kini masyarakat Sulawesi Selatan tersebar hampir ada di seluruh Indonesia.
Lanjutnya, eksistensi masyarakat Sulsel di perantauan secara historis juga telah memberi kontribusi nyata bagi pembangunan di mana mereka berpijak dan bertempat tinggal.
“Termasuk juga saat berjuang dan membela kemerdekaan Indonesia,” ujar Dedy Iskandar dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi NewsMetropol, Jum’at (15/11).
Menurutnya, untuk mempertahankan dan memperkuat eksistensi peran dan kontribusi Masyarakat Sulawesi Selatan di tanah perantauan tersebut maka Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) harus terus memberikan kontribusi nyata bagi pembagunan di Indonesia.
Sehubungan dengan hal itu, pihaknya berharap agar dalam Musyawarah Besar (Mubes) KKSS ke-11 yang diselenggarakan di Solo tanggal 15 -16 November 2019, mampu menghasilkan kepimpinan KKSS yang baru agar bisa lebih berkontribusi memperkuat persaudaraan masyarakat Sulawesi Selatan di tanah perantauan.
Selain itu, Gema Sultan berharap KKSS ke depan bisa memberikan peran kepada pemuda Sulawesi Selatan dalam berkiprah dan berkontribusi untuk memberdayakan masyarakat Sulawesi Selatan.
“Selamat dan Sukses atas terlaksananya Mubes ke-11 KKSS di Solo, semoga terpilih kepemimpinan yang bisa merangkul semua pihak,” pungkasnya.
(Red)
