Penulis : Jamal Hengki | Editor : Febry Ferdyan
MAKASSAR, NEWSMETROPOL.id – Diduga adanya permainan pada proses tender pengadaan barang dan jasa melalui aplikasi E-Catalogue, Gema Laskar Merah Putih (LMP) Kota Makassar menuntut kepada Polda Sulsel agar segera menangkap dan mengadili mafia proyek di lingkup Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Menurut Jenderal Lapangan Gema Laskar Merah Putih, Aru bahwa berdasarkan hasil investigasi dan kajian pihaknya di Dinas Pendidikan Sulsel terkait paket pengadaan media pembelanjaan smart board pineri for figital learning media yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2023 diduga kuat terdapat adanya permainan pada proses tender pengadaan barang dan jasa melalui aplikasi E-Catalogue.
Seperti yang dilansir di Sambar.id bahwa hal itu disampaikan Gema LMP Kota Makassar saat melakukan aksi Unjuk Rasa (Unras), untuk minta keterangan terkait apa yang menjadi dugaannya serta akan melakukan pelaporan secara resmi di Polda Sulsel, Kejati Sulsel dan KPK, Rabu (31/05/2023).
“Kami mendesak Gubernur Sulsel agar mencopot Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dari jabatannya,” tuntut Aru.
Ia juga minta Kapolda Sulsel dan Kejari Sulsel mengusut tuntas pengadaan Proyek Tender yang melalui Aplikasi E-Catalogue di Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.
“Kapolda Sulsel serta Kejati Sulsel untuk segera mengusut tuntas dan membongkar para pelaku mafia proyek tender Melalui Aplikasi E-Catalogue di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Selain Itu ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) membongkar serta menangkap para pelaku proyek di Wilayah Sulawesi Selatan.
“Mendesak aparat penegak Hukum (APH) menangkap pelaku dan mengadili Pelaku Mafia Proyek di Wilayah Sulawesi Selatan khususnya di Dinas Pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu Panglima Laskar Merah Putih (LMP) Propinsi Sulawesi Selatan, Panglima LMP Sulsel Remington. MYT menenkan agar Oknum Dinas Pendidikan Sulsel tidak main-main atau nakal pada proses pengadaan barang dan jasa.
“Kepada pihak Dinas Pendidikan Sulsel agar tidak nakal dalam proses pengadaan tender tersebut, saya atas nama Remington Laskar Merah Putih yang bekerja sama dengan KPK, Jika ada hal hal yang tidak diinginkan atau intimidasi dari oknum tertentu baik sekali pun anggota DPRD Sulsel, oknum mengaku yang mengatas namakan KPK dll, jangan takut,” tutup Panglima LMP Sulsel Remington. MYT kepada media.
Hingga berita ini dipublikasikan pihak terkait sementara diusahakan untuk dikonfirmasi.


