2

Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan saat menggelar pengobatan massal kepada warga yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Boven Digoel, NewsMetroppl – Rutinitas satgas pamtas Yonif Raider 500/Sikatan dalam melakukan pengobatan ke seluruh warga yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini, terus dilakukan.

Kali ini Satgas Yonif Raider 500/Sikatan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat guna mengefektifkan pelayanannya kepada masyarakat.

Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas Yonif Raider, Letda Kav. Bill Klinton Manurung menuturkan, sasaran pengobatan itu tidak hanya di satu lokasi saja namun juga terdapat di beberapa lokasi lainnya.

“Kita juga membagikan makanan sehat ke seluruh warga,” ucap Bill Klinton, di Kampung Ican, Selasa (12/6).

Baca Juga:  Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Ditambahkannya, selain kampung Ican, juga terdapat kampung Upkim dan Kalikao yang menjadi lokasi utama pengobatan massal tersebut.

Dirinya menilai, upaya itu dilakukan, sebab, di daerah perbatasan tersebut masih banyak warga yang rawan akan terserang penyakit, terutama malaria.

“Kurang lebih sekitar 200 warga yang ikut pengobatan itu. Rata-rata, letak antar kampung itu, jangkauannya jauh. Medan yang di tempuh juga sulit,” tambahnya.

Smentara itu, Dr. Thadhea Tandi, M. D. salah satu dokter dari RSUD Tanah Merah, Papua menuturkan, minimnya pengetahuan akan hidup sehat di daerah perbatasan itu, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi pihak Dinkes dan satgas pamtas Yonif Raider 500/Sikatan saat ini.

Baca Juga:  Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Komplek Slipi Berjalan Tertib dan Sesuai Ketentuan

Dirinya berharap, dengan dilakukannya pengobatan massal tersebut, akan membawa dampak tersendiri, terlebih bagi para warga untuk lebih mengedepankan pola hidup sehat.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat memotivasi warga di Kabupaten Boven Digoel untuk lebih mengutamakan pola hidup sehat,” jelasnya.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :