IMG-20220319-WA0024

Penulis : Kontributor Pendim 1621 TTS | Editor : Efraim Baitanu Fan

NTT, newsmetropol.id – Akibat cuaca extrim hujan badai disertai guntur kilat mengakibatkan 4 orang warga Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), namun 1 orang meninggal di tempat.

Demikian rilis siaran pers Pendim 1621 TTS melalui Babinsa 1621-05 Panite yang diterima newsmetropol.id, Sabtu (19/03/2022), menjelaskan, bahwa pada Jumat (18/03/2022) sekira pukul 14:30 wita terjadi kejadian luar biasa di mana di seluruh wilayah Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan di guyur hujan lebat disertai badai petir dan banjir bandang yang meluap naik memasuki lokasi pemukiman warga dan sawah warga sekitar.

Ke-4 warga yaitu Masri Saefatu (24) saksi, Petronela Selan (20) saksi, Paulina Boimau (35) saksi dan Omri Imanuel Missa (24) yang tinggal di RT 006 RW 003, Desa Batnun, tanpa menggubris cuaca yang ektrim tersebut memaksakan diri keluar rumah meski kondisi di sekitar lokasi kejadian yakni sawah-sawah warga ditutupi banjir akibat luapan banjir, jalan umum lintas selatan pun di tutup banjir namun para korban tidak menggubris situasi yang terjadi.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

Tepat pukul 14:00 wita berdasarkan keterangan para saksi korban Omri Imanuel Missa (24) dan saksi Masri Saefatu, Petronel Selan, Paulina Boimau mulai menanam namun kondisi hujan badai terus tak berhenti dan para korban sempat berteduh di gubuk terdekat.

Tepat pukul 14:20 wita korban tiba-tiba kembali ke petak sawah untuk menanam benih padi yang sudah disiapkan sementara hujan belum redah, tepat pukul 14:30 wita 10 menit kemudian korban mengalami nasib naas dengan tersambar petir di dalam petak sawah dalam kondisi tubuh korban tertelungkup jatuh dalam area lumpur sawah.

Selanjutnya pada pukul 15:30 wita warga sekitar melaporkan kejadian tersebut dan aparat Polsek Amanuban Selatan melalui Kanit Reskrim Aiptu Mustafa dan anggota didampingi Babinsa 1621-05 Panite Bonevasius Suhardy beserta anggota langsung turun ke TKP untuk melakukan identifikasi tepat pukul 17:00 wita jenazah korban di evakuasi tim Polsek Amanuban Selatan dan Babinsa ke rumah duka di Dusun 01 RT. 006 RW 003, Desa Batnun, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS untuk dimakamkan.

KOMENTAR
Share berita ini :