Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Sulsel di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna mengapresiasi langkah Danny Pomanto (DP) yang berinisiatif untuk meminta maaf kepada Mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Umun Palang Merah Indonesia (PMI), H.M. Jusuf Kalla (JK).
Pasalnya, menurut pria yang dipanggil SAdAP ini, JK adalah tokoh bangsa yang mestinya dihargai dan dihormati.
“Beliau di mata saya adalah orang tua kita semua yang selama ini telah banyak berkontribusi besar terhadap pembangunan di republik ini,” ujar SAdAP, di Jakarta, didampingi Ketua Mada LMP Sulsel, Taufik, pada Ahad (7/2).
“Danny Pomanto telah meminta maaf kepada pak JK, dan itu perlu diapresiasi positif,” lanjutnya.
Bagi SAdAP, pemimpin itu harus mampu berbesar hati, dan permintaan maaf bukanlah sesuatu yang tabu apalagi menurunkan derajat kepemimpinan.
“Dan Pak JK bukan orang lain dimata kita semua, beliau Tokoh Sulsel yang selalu ingin melihat kebaikan di negara ini. Damai itu indah,” terangnya.
SAdAP juga mengatakan bahwa Danny Pomanto memperlihatkan karakter asli orang Bugis-Makassar yang selalu mengedepankan nilai-nilai kearifan dan kebijaksanaan
“Salah dan benar saling memaafkan dan saya anggap itu sesuatu yang baik demi makassar kedepannya agar bisa harmonis dan tidak ada lagi yang saling bermusuhan. Saya mengacungi jempol kepada Danny Pomanto yang secara Gentle man berinisiatif menemui perwakilan keluarga Pak JK Brigjen Pol Awal Chaeruddin selaku utusan yang ditemuinya, dan semoga saja titik temu permohonan maaf itu bisa segera mendapat respon baik dari semua pihak terutama Pak JK,” terangnya.
SAdAP juga menyampaikan selamat dan sukses kepada Danny Pomanto dalam menjalankan amanahnya sebagai Walikota Makassar.
“Sekali lagi selamat menjalankan amanah sebagai walikota makassar untuk kedua kalinya,” imbuhnya.
SAdAP berharap ke depannya Danny Pomanto bisa lanjut memimpin Sulsel sebab siapapun yang peduli Makassar dan Sulsel dialah yang putra terbaik daerah.
(Red)
