Ketua Bidang III HIPMI, Iskandarsyah Ramadhan Datau
Jakarta, NewsMetropol – Ketua Bidang III Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Iskandarsyah Ramadhan Datau mengatakan pengaruh pandemi virus corona memaksa semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri agar terhindar dari virus.
Kata dia kondisi tersebut membuat aktivitas menjadi terhambat terutama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan dalam ranah perdagangan perindustrian dan ESDM.
Lanjutnya untuk memutus mata rantai penyebarannya, bahkan saat ini pun sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah yang termasuk kategori zona merah.
“Pandemi ini menuntut orang untuk beradaptasi secara cepat dengan pola kerja baru. Misalnya para pekerja harus merubah kegiatannya menjadi Work From Home (WFH), mahasiswa dan anak sekolah pun harus belajar secara online,” ujar Iskandarsyah dalam releasenya, Rabu (20/5).
Menurutnya, walaupun banyak kegiatan yang harus berjalan secara tidak biasa, namun terdapat hikmah dari kejadian ini dengan mengambil peluang.
“Sebagai pengusaha kita harus selalu berfikir positif dan optimis, disetiap permasalahan selalu ada
solusi, selalu ada celah,” ujarnya lagi.
Dia menegaskan dukungan dari masyarakat merupakan faktor penting untuk mendobrak UMKM dengan menanamkan rasa gerakan bangga dengan buatan anak Indonesia.
Pasalnya kata dia, mayoritas penggerak roda ekonomi Indonesia adalah sektor UMKM.
Bahkan pemilik usaha Gobel Grup ini selalu mendukung agar UMKM naik kelas menjadi Industri.
“Disinilah peranan dari BPP HIPMI Bidang III berkoordinasi dengan seluruh kader HIPMI daerah. Di setiap permasalahan yang ada di daerah, bersama kita cari solusinya. Disetiap potensi daerah yang belum maksimal akan digali terus,” pungkasnya.
(Red)
