Lebak, Metropol – Maju mundurnya sebuah desa tergantung kepada pemilik kebijakan Desa yang bekerja secara kompak, solid dan saling bahu membahu. Hal tersebut terbukti di Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, beberapa program pemerintah daerah dapat terealisasi dengan baik seperti pembangunan infrastruktur betonisasi dan padat karya.
Seperti disampaikan Kepala Desa Ruhandi ,Senin (02/11/2015) kepada Metropol mengatakan, ”semua program itu berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan semua. Kami melakukan ini semata-mata demi kepentingan warga dan ini adalah program lanjutan. Tapi hal yang terpenting lagi, kami sudah memiliki Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) untuk menunjang kemajuan desa ini, maka ada usaha yang akan kami kelola,” katanya
Ditempat yang berbeda, beberapa tokoh yang ditemui Metropol mengatakan, ”kami mempunyai harapan kedepan, karena kinerja kepala desa dinilai sangat memenuhi harapan, salah satu contoh yang kami lihat adalah ketika semua warga yang bukan pendukungnya saat Pilkades beberapa bulan lalu, dirangkulnya untuk bersama-sama membangun. Hal ini tidak terjadi di desa lain, meski Pilkades sudah berlalu,” kata tokoh tersebut.
Dari hasil pantauan Metropol di beberapa desa, ada diantaranya yang sampai saat ini belum terlihat harmonis,terutama kepala desa dengan aparat desa itu sendiri, masih tampak saling tarik ulur dengan kebijakan kepala desanya. Terkait kepentingan warga yang harus ditangani desa, bahkan ada juga kepala desa yang masih memendam rasa ‘sebodo amat’, ketika sebelumnya bukan pendukung saat pencalonan. Hal tersebut sangat penting! Bagaimana sebuah desa akan maju apabila kepala desa dan aparat, apalagi dengan warganya tidak bersinergi, karena jabatan apapun di pemerintahan semua itu amanat yang wajib dilaksanakan dibandingkan kepentingan pribadi bukan tujuan.
(Dicky Abiasa)
