IMG-20201125-WA0109

Mataram, NewsMetropol – Terkait penurunan Baliho Habib Rizieq Shihab pada Ahad (22/11) lalu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar kegiatan silaturrahmi bersama Tokoh FPI dan tokoh masyarakat di Desa Karang Taliwang Cakranegara Kota Mataram, Rabu (25/11).

Sebelumnya Danrem 162/WB menggelar pertemuan yang diawali Briefing Danrem kepada Dandim 1606/Lobar, Kasi Intel Kasrem 162/WB, Pasi Intel Kodim 1606/Lobar, Dantim Intel Kodim 1606/Lobar dan Danramil Cakranegara di Makodim 1606/Lobar.

Tentang upaya penggalangan/mediasi untuk menurunkan Baliho Habib Rizig Sihab yang ada di Desa Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, yang sempat viral di media sosial tanpa adanya sosialisasi dan menurunkan secara paksa yang akhirnya timbul perlawanan dan penolakan dari pihak Masayarakat Cakranegara.

Pada acara silaturrahmi tersebut, Ketua FPI NTB H. Makmun Moerad menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB atas kedatangannya untuk bersilaturrahmi dengan tokoh FPI dan Masyarakat Karang Taliwang.

“Bapak Danrem datang dengan baik maka apa yang menjadi keputusan akan kami laksanakan dan kami akan patuh dengan hukum,” tandasnya

Terkait kejadian penurunan Baliho, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik sejak awal seperti yang dilakukan oleh Bapak Danrem 162/WB serta jajarannya malam ini dengan silaturahmi sekaligus musyawarah mufakat.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

“Seandainya baleho di pinggir jalan tidak diperbolehkan maka kami izin akan memasang baleho di Masjid. Permasalahan di Jakarta seharusnya tidak di bawa ke NTB apalagi saat ini sedang dalam pelaksanaan pilkada,” ungkapnya.

Sementara Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani kepada seluruh peserta silaturahmi dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang, mengajak untuk bersama-sama membacakan surat Al-Fatihah untuk kita semua agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

Selanjutnya secara pribadi Danrem 162/WB mengungkapkan bahwa sejak awal masuk ke Lombok pertama kali melaksanakan silaturrahmi ke para tokoh Desa Karang Taliwang termasuk tokoh tokoh FPI NTB sebagai prioritas untuk menjalin silaturahmi.

“Kami jajaran Korem 162/WB sering melaksanakan kegiatan bersama baik di Masjid Karang Taliwang maupun dirumah warga, dengan berbagai kegiatan Sosial dan lainnya guna mencipatakan situasi kondusif Desa Karang Taliwang karena Desa Karang Taliwang dulu sering terjadi perang antar kampung dan menjadi permasalahan utama di Lombok dan menjadi desa Binaan Prioritas Jajaran Korem 162/WB,” ungkapnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi

Danrem juga meyakinkan warga bahwa Jajaran Korem 162/WB akan selalu hadir dan membantu kegiatan warga masyarakat Karang Taliwang.

Berkaitan dengan permasalahan Pemasangan Baleho Habib Rizieg Sihab di Desa Karang Taliwang, Danrem mengatakan dari Jajaran Korem 162/WB akan tetap melaksanakan musyawarah dan mufakat agar tidak ada upaya paksa atau bahkan terjadinya benturan dengan Masyarakat.

“Karena kami Prajurit TNI adalah Prajurit yang lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Danrem Alumni Akmil 1993 selain mengucapkan Terima Kasih dan Penghargaan setinggi-tingginya kepada para Tokoh dan Masyarakat Karang Taliwang untk berkenan secara sukarela menurunkan Baleho/Baner Habib Rizieg Sihab.

Selain pihaknya dari jajaran Korem 162/WB bersama masyarakat Karang Taliwang akan menggelar kegiatan Baksos dan Karya Bakti pembersihan lingkungan Kampung.

Sementara Kepala Lingkungan Karang Taliwang juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dari pihak TNI khususnya Korem 162/WB.

“Kami segenap warga Karang Taliwang pada intinya sangat berterimakasih atas pendekatan secara kekeluargaan yang dilakukan oleh Danrem 162/WB,” pungkasnya.

(Rahmat)

KOMENTAR
Share berita ini :