Penulis : Hengki Juendi | Editor : Febry Ferdyam
SUKABUMI, newsmetropol.id – Kapten Inf. Edi Danramil 2201/Cisolok Kodim 0622/Sukabumi bersama Forkopimcam Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi,Jawa Barat. Mengecek lokasi bencana alam akibat pergerakan tanah atau longsor, Jum’at (04/03/2022).
Bencana alam akibat pergerakan tanah berlokasi di dua kampung yaitu Kampung Sukawayana dan Kampung Legok Peuteuy, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa barat.
Pergerakan tanah tersebut ada beberapa titik, diantaranya titik I RT/RW 02/02 tanah masih stabil titik II RT/RW 02/02 tanah masih stabil, titik III RT/RW 02/04, tanah masih stabil dan titik IV RT/RW 04/02 Tanah masih stabil.
Menurut Kapten Inf. Edi pergerakan tanah atau longsor dipicu dengan adanya hujan deras yang turun beberapa hari ini.
”Awalnya 4 rumah dan saat ini sebanyak 12 rumah mengalami rusak berat, dan sekitar 21 rumah mengalami retak,” ungkap Danramil.
Kapten Edi juga menjelaskan, bahwa selain pergerakan tanah merusak rumah warga, juga terjadi jebolnya irigasi dan akibatkan longsor sehingga merusak areal sawah warga dan saluran air untuk sarana ibadah yaitu mesjid dan MCK di enam RT.
”Saat ini warga yang menjadi korban sudah mengungsi ke rumah familinya, dan akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa serta kerugian masih dalam pendataan,” jelas Danramil.
Pada kegiatan pengecekan lokasi tanah bergerak selain Danramil Cisolok juga nampak hadir Camat Kecamatan Cikakak bersama staf serta instansi terkait.
