IMG-20200716-WA0013

Kendari, NewsMetropol – Puluhan Wartawan di Kendari menggelar aksi unjuk rasa di Markas Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo, Kendari, (16/7).

Ketua DPD Jurnalis Online Indonesia (Join) Kendari, Mirkas mengatakan aksi demonstrasi tersebut merupakan buntut dari pernyataan Komandan Lanud (Danlanud) Haluoleo, yang menyebut wartawan yang melakukan peliputan aksi penolakan TKA China gelombang ke-dua beberapa waktu lalu ditunggangi teroris.

“Aksi kami hari ini aksi damai dengan dua tuntutan yaitu mendesak Danlanud segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka ke publik, dan mendesak Kepala Staf TNI AU (Kasau) mencopot Danlanud,” ujar Mirkas kepada NewsMetropol.

Lanjutnya aksi tersebut merupakan bentuk penegasan dan warning kepada institusi TNI AU dan lembaga lainnya, agar berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan.

“Apa yang disampaikan beliau (Danlanud, red) merupakan hoax yang menimbulkan keresahan publik. Olehnya itu, Danlanud harus mempertanggungjawabkan apa yang telah diucapkannya,” tegasnya.

Senada dengan itu Wakil Ketua Join Kendari, Ardi Sardin mengatakan, bahwa selain Join ada juga beberapa organisasi jurnalis lainnya yang ikut bergerak dalam aksi tersebut.

“Iya, ada juga dari kawan-kawan IMO dan AWPI. Inilah bentuk solidaritas kami dari sesama insan jurnalis di daerah ini,” katanya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :