Dandim Muna Buka Secara Resmi Latihan Posko I Yonif 725 Woroagi 2

Dandim 1416/Muna Letkol Inf. Idris Hsan, S.Sos membuka secara resmi pelaksanaan latihan posko I di Mako Yonif 725/Wrg Boro-Boro, Konawe Selatan, Rabu (22/11).

Konawe Selatan, Metropol – Komandan Kodim 1416/Muna Letkol Inf. Idris Hsan, S.Sos membuka secara resmi pelaksanaan latihan posko I di Mako Yonif 725/Wrg Boro-Boro Konawe Selatan, Rabu (22/11).

Kepada Metropol, Dandim 1416/Muna mengatakan kegiatan latihan  posko tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh Komandan dan staf Yonif 725/Woroagi sebagai peserta Latihan Posko I.

Lanjut Letkol Idris, Latihan Posko I Yonif 725/Woroagi bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerjasama dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan teknik, olah yudha, pengintegrasian semua kemampuan satuan, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu posko serta kodal operasi.

“Dengan demikian, melalui Latihan Posko I ini, diharapkan unsur komandan dan staf di jajaran Yonif 725/Woroagi mampu memelihara dan meningkatkan kemampuan prosedur hubungan Komandan dan Staf untuk kepentingan perencanaan, penyiapan serta pelaksanaan komando pengendalian operasi, mampu dalam olah yudha, pengintegrasian semua kemampuan satuan, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu posko serta kodal operasi,” terangnya.

Kata dia, latihan yang akan berlangsung selama tiga hari ini dirancang dengan menggunakan metode latihan taktis tanpa pasukan dan satu pihak dikendalikan yang diikuti oleh Komandan dan Staf Yonif 725/Woroagi  beserta unsur-unsur pendukungnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

“Hal ini sebagai kebutuhan bagi prajurit serta Satuan, sehingga sasaran latihan Posko I dapat tercapai, yaitu Komandan dan Staf Yonif 725/Woroagi mampu mengaplikasikan prosedur hubungan komando dan staf di satuannya,” ujar Letkol Idris Hasan lagi.

Menurut dia, jika mekanisme kegiatan olah yudha seperti ini dapat dikembangkan melalui pelaksanaan latihan ini, maka prajurit Yonif 725/Woroagi akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, khususnya dalam penugasan operasi ataupun pada saat menghadapi dinamika perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah.

Untuk memenuhi kemampuan tersebut kata dia, maka melalui pelaksanaan Latihan Posko I ini, akan dikembangkan berbagai materi latihan antara lain; analisa tugas pokok, perkiraaan keadaan, keputusan dan konsep umum operasi, rencana operasi dan konsep umum operasi, rencana operasi/perintah operasi  serta komando dan pengendalian operasi.

“Mengingat pentingnya pelaksanaan latihan ini, saya mengharapkan kepada penyelenggara, pelatih dan pelaku melaksanakan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga tujuan pelaksanaan latihan ini benar-benar dapat terwujud sesuai harapan.

Ciptakan realisme latihan secara optimal, sehingga mekanisme latihan dapat tercapai untuk mendukung tugas satuan pada masa yang akan datang,” terangnya.

Selain itu, semua rencana kegiatan diharapkan dapat berjalan tepat waktu dan mencapai sasaran yang diinginkan sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan profesionalisme keprajuritan.

“Hal penting lainnya yang perlu saya sampaikan, bahwa suatu latihan hanya dikatakan berhasil apabila latihan tersebut dapat memberikan kesan yang mendalam bagi para peserta, khususnya tentang taktik maupun teknik yang dilatihkan, sehingga dapat diterapkan terutama dalam menghadapi situasi kontijensi yang terjadi di wilayah,” tambahnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi

Oleh karena itu, dia berharap agar latihan Posko I dilaksanakan sesuai dengan manajemen latihan dan teknik penyelenggaraan latihan yang baik dan benar, agar bisa memberikan hasil yang optimal mengingat latihan-latihan seperti ini membutuhkan biaya yang cukup mahal, sehingga perlu dilaksanakan secara bertanggung jawab, dengan selalu memperhatikan norma dan ketentuan yang berlaku.

Mantan Kasi Ops Korem 143/HO ini berharap agar seluruh prajurit yang melaksanakan kegiatan latihan ini dapat melaksanakan latihan ini secara maksimal, sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan yang diharapkan.

“Perhatikan prinsip-prinsip penyelenggaraan, serta adakan evaluasi terhadap seluruh tahapan geladi guna diketahui keberhasilan maupun kekurangan yang ditemukan selama kegiatan geladi,” harapnya.

Sementara itu, Komandan Yonif 725/Woroagi Letkol Inf. Jamet Nijo, S. Sos. menyampaikan bahwa  latihan Posko I ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan komando dan staf baik secara teori maupun praktek di lapangan.

“Dengan latihan latihan Posko ini, mari kita ambil manfaat yang positif sehingga dapat memantapkan mekanisme kerja satuan dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf yang terlatih, tangguh dan profesional,” pungkasnya.

(Rona Fajar)

KOMENTAR
Share berita ini :