Jajaran Kodim Blora dan Pemkab Blora bersama masyarakat Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran saat penutupan TMMD Sengkuyung, Kamis (8/8).
Blora, NewsMetropol – Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara langsung dipimpin Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., bertempat dilapangan Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Kamis (8/8).
TMMD Sengkuyung II secara resmi ditutup langsung oleh Dandim Blora dengan pemukulan kentongan sebagai simbolis, bersama Forkompinda Kabupaten Blora, turut hadir Bupati Blora H. Joko Nugroho beserta Wakil Bupati Arif Rohman, serta tamu undangan lainya,
Dalam penutupan TMMD diikuti oleh sejumlah oleh, TNI,Polri, pelajar, Pramuka, Satpol PP, Setkom, Perhutani, Siswa Siswi,Toga Tomas dan sejumlah unsur organisasi masyarakat.
Pasi Teritorial Kodim 0721/Blora Kapten Inf Puryanto memaparkan, bahwa sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan dalam TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2019 ini telah usai,
“Adapun kegiatanya dalam dua kategori, fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan Talud 62 M x T. 1,6/0,7 M x L. 0,3 M KA/KI, Jalan Makadam P. 207 M x L. 2.5 M x T 0,2 M dan Jembatan P. 12 M x L. 3 M,” papar Lettu Inf Puryanto.
Sedangkan kegiatan non fisik meliputi, penyuluhan narkoba, penyuluhan kependudukan dan KB, penyuluhan pendidikan karakter, penyuluhan kewajiban WNI dalam bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, dan penyuluhan kamtibmas serta pencegahan terorisme, peningkatan hasil pertanian, menjaga kebersihan lingkungan, pertolongan pertama pada kecelakaan, serta manfaat dan bahaya listrik.juga mengantisipasi bahaya kebakaran saat ini musim kemarau,
Bupati Djoko Nugroho mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0721/Blora yang terus aktif turut serta membantu melaksanakan kegiatan pembangunan melalui program TMMD Sengkuyung yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Ia berharap semua bisa nyengkuyung menyukseskan TMMD.
“TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama masyarakat kuat ikut peran aktif sangat mendukung dan akan terus memfasilitasi dalam penyelenggaraannya telah terlaksanakan dengan sukses, Saya berpesan agar TMMD ini adanya kebersamaan semua OPD lainnya,” katanya.
Bupati mengaku pelaksanaan TMMD di Desa Botoreco ini sangat tepat mengingat desa ini berada di daerah pinggiran kota,
Adanya TMMD sengkuyung tentu sangat membantu, Pemkab Blora dalam meningkatkan infrastruktur kelancaran dalam perekonomian semakin bertambah,dengan terbantunya program kegiatan ini masyarakat merasa bangga awalnya jalanya gak bisa di lewati selesainya kegiatan ini,sekarang masyarakat bisa melaluinya ,juga bisa menambahkan kesejahteraan masyarakat imbuhnya,
“Adapun kegiatanya berjalan lancar dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat luas,” kata Bupati.
Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., menjelaskan, bahwa awalnya memilih Desa Botoreco sebagai lokasi TMMD Sengkuyung II, karena melihat akses warga yang begitu sulit atau prihatin karena jalan,
“Awalnya belum bisa di akses, allhamdulilah sekarang sudah bisa dilewati semoga bisa menambah kelancaran perekonomian,” ujar Dandim,
Adanya terbangunya kegiatan program TMMD sengkuyung mulai dari jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter, mengingat ini sangat penting bagi masyarakat agar bisa memperlancar akses perekonomian warga dan sekitarnya,
Dandim juga pesan, adanya kegiatan TMMD ini nanti bisa dirasakan masyarakat setempat, baik dari segi fisik dan non fisik, sehingga mampu memperlancar roda perekonimanya, Semoga apa yang telah dikerjakan di TMMD ini nanti bisa benar-benar dirasakan masyarakat dan warga sekitarnya,
“Adanya kegiatan TMMD Sengkuyung II ini, dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat ikut berperan aktif untuk.mewujudkan desa yang lebih maju,” pungkasnya.
(Ardy)
