Komandan Detasemen Markas (Denma) Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Letkol Marinir Isna Muksin Abdilah menyalami PNS TNI usai menerima laporan kenaikan pangkat 77 prajurit Markas Komando Korps Marinir, di Lapangan Apel Mako Kormar, Kwitang Jakarta Pusat, Kamis (4/10).
Jakarta, NewsMetropol – Komandan Detasemen Markas (Denma) Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Letkol Marinir Isna Muksin Abdilah menerima laporan kenaikan pangkat 77 prajurit Markas Komando Korps Marinir.
Puluhan prajurit itu mendapat kenaikan pangkat 1 Oktober 2018 dalam suatu upacara yang digelar di Lapangan Apel Mako Kormar, Kwitang Jakarta Pusat, Kamis (4/10).
77 yang dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula tersebut terdiri dari 10 Perwira, 33 Bintara, 26 orang Tamtama, dan 8 PNS.
“Dari Mayor ke Letkol 3 personel, dari Kapten ke Mayor 3 personel, dari Letda ke Lettu 4 personel, dari Pelda ke Peltu 2 personel, dari Serma ke Pelda 26 personel, dari Serka ke Serma 1 personel, dari sertu ke Serka 1 personel, dari Serda ke Sertu 3 personel, dari Koptu ke Kopka 1 personel, dari Kopda ke Koptu 6 personel, dari Praka ke Kopda 11 personel dan dari Pratu ke Praka 8 personel,” ujar Dandenma Mako Kormar.
Dalam amanatnya Danenma Mako Kormar mengatakan bahwa kenaikan pangkat tersebut pada hakikatnya merupakan wujud penghargaan yang diberikan oleh pemerintah, TNI dan TNI Angkatan Laut atas dedikasi loyalitas dan pengabdiannya serta prestasi yang telah ditunjukkan oleh para perwira Bintara Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil.
Kata dia, hal ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan sistem pembinaan personel yang diorientasikan bagi kepentingan organisasi seluruh personil pembinaan tersebut dilakukan secara konsisten sistematis dan kesinambungan berdasarkan penilaian yang objektif sesuai dengan ketentuan.
Lebih lanjut Dandenma Mako Kormar mengatakan, kenaikan pangkat ini juga merupakan wujud pengakuan sekaligus kehormatan bagi para perwira Bintara Tamtama dan PNS yang mengandung konsekuensi kewajiban untuk menjaga memelihara dan memberikan tauladan dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Serta adanya tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan kemampuan pribadi dalam jabatan yang diemban guna memberikan karya yang terbaik serta kontribusi nyata bagi organisasi,” ujarnya lagi.
Dengan kenaikan pangkatkata dia, setidaknya para perwira Bintara Tamtama dan PNS dapat lebih memahami tuntutan tugas dan tanggung jawab yang semakin besar sesuai dengan strata kepangkatan yang telah disandangnya.
“Untuk itu, kita sadari bersama bahwa pelaksanaan tugas korps marinir ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks terlebih bila dihadapkan dengan perkembangan strategis bangsa serta pengembangan organisasi korps marinir dan dinamika kehidupan berorganisasi saat ini,” imbuhnya.
Sedangkan di sisi lain sebagai Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS yang dipilih dan dipercaya kita dituntut untuk memiliki komitmen dan tekad yang kuat dalam menyikapi tantangan tugas tersebut.
(M. Daksan)
