Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki, S.Sos, MM, M.Tr (Han), menyambut kedatangan Mentan RI, DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerjanya pada kegiatan panen raya padi di Desa Mandalasari, Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur.
Bandar Lampung, Metropol – Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki, S.Sos, MM, M.Tr (Han), mendampingi Menteri Pertanian RI, DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP, melaksanakan panen raya padi di Desa Mandalasari Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, Jum’at, (10/11) kemarin.
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Waaster dan rombongan tiba di Bandara Raden Inten II, Bandar Lampung, sekira pukul 08.05 Wib, langsung disambut Danrem 043/Gatam Kolonel Inf. Hadi Basuki, S.Sos, MM, M.Tr (Han), Kadis Pertanian Provinsi Lampung Ir Ediyanto, dan pejabat terkait yang mewakili Gubernur Lampung.
Usai melaksanakan transit sejenak, Mentan RI, Danrem 043/Gatam, beserta rombongan langsung menuju di Desa Mandalasari Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur untuk menghadiri panen raya padi.
Di Lampung Timur, rombongan langsung disambut oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Sekda Provinsi Lampung Ir. Sutono, MM, Klompok Tani, serta jajaran forkopimda setempat.
Selain melaksanakan Panen Raya Mentan juga memberikan bantuan Alsintan (alat mesin pertanian) adapun bantuan tersebut berupa traktor tangan, traktor roda empat, corn combine (mesin pemanen jagung), conbine harvester (mesin pemanen padi), rice transplanter, dan pompa air, dan 12 ribu benih jagung untuk 12 hektare lahan pertanian.
“Kami tahu apa keinginan petani, beri kesempatan rakyat untuk mendapatkan untung maka impor tidak akan terjadi lagi, target ke depan di tahun 2045, Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia,” ujar Mentan RI,
Lebih lanjut Mentan menjelaskan pemerintah telah mengeluarkan peraturan untuk menentukan harga komoditas pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.
“Bapak Presiden minta jangan biarkan petani rugi karena kalau petani untung pasti mereka berproduksi,” terang Menteri asal Sulsel itu.
(M. Daksan-Penrem 043/Gatam)
