13

Warga Bombana korban tewas tersambar petir di Desa Langkadue, Kecamatan Rarowatu.

Bombana, NewsMetropol – Cuaca ekstrim yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara memakan korban.

Tujuh orang warga tersambar petir saat sedang berteduh di sebuah gubuk sawah yang terletak di Desa Langkadue, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana. Naas, tiga korban diantaranya tewas.

Ketiga korban tewas adalah Askap (48), warga Desa Lanowulu, mengalami hitam hangus pada seluruh badan.

Korban kedua bernama Tare (42) warga Desa Lanowulu, mengalami luka bakar pada dada sebelah kiri dan lubang pada dada kiri.

Serta korban tewas ketiga bernama Hasni (40) warga Desa Tatangge yang mengalami hitam atau hangus pada seluruh badan.

Sementara para korban luka-luka adalah Leman (18), Ali Aedin (43), Muryati (41), serta Pui (39). Keempatnya merupakan warga Desa Lanowulu. Mayoritas korban mengalami kram dan nyeri pada seluruh badan serta luka bakar.

Menurut keterangan keluarga korban yang menolak menyebutkan namanya, mengatakan pada Sabtu (17/3), sekitar pukul 12.00 WITA, korban bersama – sama pergi memanen padi di sawah milik seorang warga Desa Langkadue.

Pada saat para korban sedang memanen padi, turun hujan deras disertai petir. Hal tersebut membuat para korban memutuskan untuk bersama-sama bernaung di sebuah gubuk sawah.

Celakanya, selang beberapa menit kemudian, gubuk sawah tersebut tersambar petir hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka – luka.

Dibantu anggota Bhabinkamtibmas setempat, keempat korban luka saat ini dievakuasi dan dirawat di Klinik dr. Mbayo yang terletak di Desa Tolutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Sementara para keluarga korban tewas kini sedang bersiap untuk memakamkan sanak keluarganya yang menjadi korban tewas.

(Ronal Fajar)

KOMENTAR
Share berita ini :