Tampak kios di kawasan Wisata Pantai Sawarna yang belum dimanfaatkan.
Lebak, NewsMetropol – Camat Bayah Suyanto, SIP., mengatakan, pembangunan kios di kawasan wisata Pantai Sawarna perlu dikoordinasikan.
Hal itu disampaikannya kepada NewsMetropol di kantor Kecamatan Bayah, Jumat (31/8).
Menurut Suyanto, seharusnya Disperindag Kabupaten Lebak melakukan koordinasi dengan stakeholder yang ada guna mengkaji kelayakan dan kepatutan pembangunan kios tersebut.
“Tentu hal ini untuk menjaga kendala-kendala dalam relokasi,” katanya.
Suyanto menyayangkan, pihaknya hingga saat ini tidak pernah mendapatkan pemberitahuan surat secara kedinasan dan koordinasi.
“Biar bagaimanapun pedagang adalah masyarakat kami yang perlu di jalin komunikasinya dengan baik,” jelasnya.
Suyanto menceritakan, seperti pemindahan kios di depan terminal Bayah yang dahulunya sangat kumuh, namun dapat direalisasikan.
“Karena waktu itu dari Kadishub Lebak melayangkan surat pemberitahuan ke kecamatan untuk dibantu, akhirnya kami cepat merespon dan melaksanakannya bersama,” ungkapnya.
Ketua LPM Desa Sawarna, Encon S., mengakui bahwa persoalan penertiban relokasi warung wisata bukan hal yang mudah, seharusnya dari awal harus dikaji secara matang dan dikoordinasikan dengan baik dengan semua pihak terkait.
“Untuk tingkat desa, saya yakin tidak akan mampu mengatasi permasalahan relokasi warung wisata ini. Perlu dilibatkan Muspika Bayah dan stakeholder terkait,” katanya.
Sementara Elis, pedagang di kawasan wisata pasir putih Sawarna itu mengatakan, dirinya menolak untuk dipindahkan ke kios tersebut.
Menurutnya, bangunan kios itu kurang memikat dan jarak dari tempat wisata ke kios begitu jauh.
“Pengunjung datang ke pasir putih ini rata-rata untuk berenang, setelah berenang mereka jajan. Jika lokasi tempat jajanannya jauh mereka malas mendatanginya, saya jadi berfikir kembali untuk pindah,” pungkasnya.
(Syarifudin)
