Bupati Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Forkopimda saat tinjau korban banjir, Ahad (23/12).

Pandeglang, NewsMetropol – Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) turun langsung mengepakuasi korban bencana alam rob air laut, Ahad (23/12).

Turur didampingi Kepala Biro Oprasional Polda Banten Kombes Pol A. Roemtaat, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutirianto Amstono, Dandim 0601 Letkol Inf Fitrian Nur Heru Wibawa, Asda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kadis PUPR Girgi Jantoro, Kepala BPBD Asep Rahmat, Direktur RSUD dr. Firman.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya musibah tersebut dan mengingatkan agar terus berdzikir, serta berdoa kepada Allah SWT.

“Semoga bapak dan ibu diberi kesabaran dan ketabahan. Ini ujian bagi kita semua. Mudah-mudahan ada hikmah yang dapat kita ambil dalam setiap kejadian,” katanya.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

Irna menghimbau agar masyarakat selalu waspada mengingat curah hujan yang lebat di akhir Desember hingga awal Januari nanti.

“Jaga saudara kita dalam kondisi apapun, jika ingin bepergian selalu memperhatikan cuaca yang di informasikan oleh BMKG,” imbuhnya.

Untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun, Irna mengatakan akan menurunkan alat berat agar mempermudah dalam mengevakuasi korban.

“Kami sudah turunkan lima loder dan lima eksapator yang di bantu Provinsi banten,” ujarnya.

Adapun data korban di Kecamatan Labuan, di masing-masing desa, di Desa Cikondang terdapat 200 rumah rusak berat,10 kapal perahu rusak, 1 orang meninggal dunia; Warga Desa Teluk 1 meninggal dunia,1 belum ditemukan, 200 rumah rusak berat, 300 kapal rusak, 60 warung kuliner rusak; Desa Karang anya terdapat 40 kapal perahu rusak.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

Kemudian data korban di Puskesmas Cerita 250 orang masih di rawat, 6 orang meninggal dunia; di Puskesmas Cigelis 32 orang di rawat; di Puskesmas Panimbang 32 orang di rawat, 12 orang meninggal dunia; di Klinik Tanjung Lesung 19 orang di rawat; di Puskesmas Labuan 50 orang di rawat, 2 orang meninggal dunia, 3 orang di rujuk; di Puskesmas Cibaliung 70 orang di rawat, 30 orang luka berat, 40 orang luka ringan; di Puskesmas Sumur 6 orang meninggal dunia; di Puskesmas Jiput 21 orang di rawat, 1 orang meninggal dunia; di Puskesmas Menes 14 orang di rawat dan 2 orang meninggal dunia.

(Harun/Zul)

KOMENTAR
Share berita ini :