Khotib

Ketua Yayasan Masjid Agung Al Markas Al Ma’rif H. Abd. Azis Dollah, S.Ag, M.Si.,saat hutbah sholat Idul Adha, Ahad (11/8).

Bone, NewsMetropol –  Bupati Bone, DR. H.A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si, memberikan sambutan pada saat sholat Idul Adha di Masjid Nurul Hamirah yang dibacakan oleh Wakil Ketua Pengurus Masjid Nurul Hamirah H. Kaharinuddin, S.Sos, M.Si., di Jl. Lapawawoi Kr Sigeri, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Ahad (11/8).

Kaharinuddin menjelaskan, pelaksanaan sholat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah 1440 H merupakan hari raya yang sangat bersejarah dan sangat signifikan bagi pengembangan keimanan dan kehidupan kaum muslimin dan muslimah, serta memiliki dampak syiar bagi pembangunan dan pengembangan keagamaan.

Pada hakekatnya pelaksanaan idul qurban memiliki makna yang sangat mendalam, dengan adanya Qurban ini kaum muslim kurang mampu juga ikut merasakan bagaimana indahnya Islam dalam berbagi dan saling peduli melalui Ibadah Qurban, maka keikhlasan manusia itu di uji dari sifat rakus dan tamak akan harta dunia yang mereka senangi.

Baca Juga:  Motivator Ketut Abid Halimi Gugah 7.000 Tokoh Riau dalam Doa Keselamatan dan Kebangkitan Nusantara

“Qurban berarti memberikan apa yang telah kita cintai, serta apa yang kita sayangi, dalam hal ini harta yang kita miliki. Salah satu bukti Panitia Pengurus Masjid Nurul Hamirah akan menyembelih hewan qurban sapi 10 ekor dan kambing 1 ekor untuk dibagikan pada pakir miskin yang berada di sekitar lingkungan masjid,”  katanya.

“Tujuh hari lagi kita akan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 pada tanggal 17 Agustus 2019. Bupati Bone dalam sambutan seragamnya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta meramaikan momen kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat,” tambahnya.

Kaharinuddin mengatakan, bahwa pelaksanaan gotong royong harus pelihara, karena hal itu identitas bangsa Indonesia yang dapat memperkuat nasionalisme serta kekompakan masyarakat dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Baca Juga:  Motivator Ketut Abid Halimi Gugah 7.000 Tokoh Riau dalam Doa Keselamatan dan Kebangkitan Nusantara

Hari raya Idul Adha 1440 H kali ini bertemakan “Berqurban Sebagai Cermin Kekuatan dan Keselarasan Antara Hablumminallah dan Hablumminannas”.

Menurut Kaharinuddin, tema ini sangat aktual dan relevan dengan kondisi saat ini, dimana nilai nilai ketaqwaan tidak hanya sekedar diucapkan semata, tetapi sejatinya termanifestasi dalam wujud nyata melalui Qurban.

Khatib Hutbah Sholat Idul Adha, Ketua Yayasan Masjid Agung Al Markas Al Ma’rif H. Abd. Azis Dollah, S.Ag, M.Si., menghimbau  kepada masyarakat untuk peduli terhadap sesamanya dengan mengeluarkan sebagian hartanya yang mencontoh kepada sejarah Nabi Ibrahim AS terhadap anaknya yang patuh terhadap perintah Allah SWT yang rela mengorbankan harta walaupun harta yang sangat dicintainya.

“Termasuk anak semata wayangnya sendiri rela di korbankan, rela disembelih demi ketaatannya terhadap perintan Allah SWT,” pungkasnya.

(Syahrir)

KOMENTAR
Share berita ini :