Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si, dalam kegiatan penyerahan sertifikat tanah lintas sektor tahun anggaran 2018, di Kantor Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Senin (26/8).
Barru, NewsMetropol – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si menyerahkan ratusan sertifikat tanah lintas sektor tahun anggaran 2018.
Penyerahan sertifikat secara simbolis itu digelar di Kantor Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Senin (26/8).
Pantauan NewsMetropol, terdapat 374 sertifikat tanah yang dibagikan kepada 74 nelayan, 200 UMK dan 100 petani Se Kabupaten Barru.
PLT Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barru Marliana APTNH, MH mengatakan, penyerahan sertifikat tanah ini merupakan program proritas nasional.
“Termasuk salah satunya di Kabupaten Barru ini, di tahun 2018 kemarin mendapatnya kota alokasi anggaran sebanyak 4100 dengan sertifikat sebanyak 3750,” ujarnya.
Kata dia, di tahun 2019 ini pihaknya kembali mendapatkan dana alokasi anggaran sebanyak 6816 sertifikat.
“Itu terbagi dalam beberapa kegiatan yakni PTSEL 3500, redistribusi 750, dan sertifikasi aset provinsi sebanyak 29 bidang, dan sertifikasi aset badan aset negara sebanyak 39 dan Alhamdulilah sudah terukur,” jelasnya.
Dia juga mengatakan bahwa beberapa kegiatan sertifikasi yang diluncurkan di Kabupaten Barru terdapat kendala, khususnya lintas sektor.
“Dan usulan masing-masing dinas yang terkadang masi terhambat, kesiapan masyarakat untuk menyiapkan dokumennya atau memasang batas di tanahnya masing-masing-masing dan ketika unsur ini tida terpenuhi maka kami tidak akan berjalan,” jelasnya.
Sementara itu Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si menyampaikan bahwa tugas pemerintah itu mengurus masyarakat, meringankan beban masyarakat, menghilangkan kegelisaan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah harus hadir dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga target pemerintah sampai tahun 2025 nanti semua bidang tanah di Indonesia sudah bersertifikat.
“Jadi masyarakat Kabupaten Barru jangan ada ragu lagi kalau saat ini belum dapat sertifikat karena pemerintah bertekad untuk memberikan sertifikat tanah semua secara gratis,” terang Suardi.
Bupati berharap kepada warga yang mendapatkan sertifikat tanah harus bisa dipergunakan dengan sebaik mungkin.
“Jangan setelah menerima sertifikat kemudian di jadikan jaminan pinjaman untuk keperluan yang tidak bermanfaat. Gunakan dan simpanlah sertifikat sebaik-baiknya,” pesannya.
(Azis Kane)
