Brigjen Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P.M.M., saat dilantik Kepala BPPN Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S. Sos, M.M.
Jakarta, NewsMetropol – Brigadir Jenderal Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P.M.M., resmi menjabat Deputy Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (BPPN).
Kepala BPPN Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S. Sos, M.M., melantik Brigjen Nugroho Budi Wiryanto menggantikan Mayor Jenderal TNI (Purn) Heronimus Guru berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 64/TPA-2018 pada tanggal 14 Mei 2018.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan adalah hal yang biasa dan wajar dalam suatu dinamika organisasi yang menggambarkan bagian usaha untuk menuju kearah perbaikan organisasi, saya ucapkan selamat bertugas kepada Brigadir Jenderal Nugroho Budi Wiryanto. S.I.P.M.M. dan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan amal bakti pengabdianya Mayor Jenderal TNI (Purn.) Heronimus Guru, selama bertugas di Basarnas hingga memasuki masa purna tugas,” kata Marsdya M. Syaugi saat memberikan sambutan di ruang Serbaguna, Basarnas, Jakarta Pusat, Rabu (30/5).
Lanjutnya, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Heronimus Guru memasuki pensiun per 1 Februari 2018 dan ditugaskan sebagai pelaksana tugas(Plt) yaitu Marsekal Muda TNI Dody Trisunu.
Kata Syaugi, dengan dilantiknya pejabat baru per Rabu 30 Mei 2018, maka struktur di Basarnas lengkap kembali sehingga organisasi semakin siap dan lebih mampu dalam mengemban tugas.
“Saya harapkan Deputy Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang baru dapat terus meningkatkan kordinasi dengan lintas sektoral, kepada TNI dan pihak terkait lainya bisa terus ditingkatkan, sehingga pada saat terjadi bencana maka kita bisa menolong secara maksimal,” harapnya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah di saksikan oleh Rohaniawan, tampak juga dari jajaran pimpinan TNI, jajaran Pejabat dan Dharma Wanita di Basarnas.
Sementara itu pejabat Deputy Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan yang baru dilantik mengatakan fokus yang akan menjadi prioritas bagi pihaknya adalah mempersiapkan kordinasi arus mudik.
“Petugas Basarnas akan disiagakan di pelabuhan, Bandara dan jalur pantura, akan siap 24 jam untuk memberikan bantuan jika ada yang membutuhkan pencarian dan pertolongan,” jelas Brigadir Jenderal Nugroho Budi Wiryanto.
(M. Daksan)
