Jakarta, NewsMetropol – Sebagai garda terdepan dalam kontrol sosial masyarakat, Jurnalis dituntut untuk selalu peka terhadap permasalahan bangsa yang sedang terjadi. Wabah penyebaran Virus Corona (Covid 19) yang hingga saat ini terus menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia telah menimbulkan persoalan pelik.
Tidak hanya soal kesehatan semata, dimana telah menelan korban yang terjangkit bahkan korban meninggal, tetapi juga menyisakan persoalan sosial kemasyarakatan akibat himbauan stay home yang berakibat para pekerja harian termasuk para jurnalis tidak bisa bekerja.
Menyikapi kesulitan ekonomi yang dialami sebagian besar para wartawan/jurnalis, Forum Wartawan Jakarta (FWJ) melalui Media nasional “Top Metro” yang di dukung komisi VI DPR RI, Mohammad Toha, dan sejumlah sponsor lainnya seperti BNI menggelar pembagian sembako di halaman gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih 32-34, Jakarta Pusat sebagai bentuk kepedulian antar profesi jurnalist di masa wabah Covid-19.
Ketua panitia Jurnalis Peduli Cegah Covid-19, Zefri Sani Siregar menyebut wabah corona telah menutup berbagai aspek, termasuk terputusnya perekonomian. “Kita sepakat bahwa sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi, temen-teman wartawan harus diperhatikan, terlebih keluarga mereka. Itukan yang dilupakan oleh pemerintah,” ucapnya lepas memberikan paket sembako di depan gedung Dewan Pers, Sabtu kemarin (18/4).
Zefri juga menjelaskan ketika pemerintah mengajak semua lapisan masyarat untuk dirumah saja sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, namun jurnalist terlupakan. “Kita hanya mengingatkan pemerintah, institusi Polri maupun TNI, khususnya di DKI Jakarta agar lebih peka dan segera merespon teriakan para jurnalist dan keluarganya, ” urai Zefri.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui Forum Wartawan Jakarta (FWJ) inilah Top Metro berkeyakinan akan terakomodir dengan baik dan amanah.
Sementara Ketua Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Mustofa Hadi Karya yang sering disapa Opan ini mengapresiasi gagasan real media “Top Metro” dalam bentuk realisasi langsung dengan memberikan paket sembako kesejumlah wartawan. Meski diakuinya masih banyak yang belum mendapatkan.
“Saya apresiasi untuk media Top Metro melalui Bung Zefri Siregar, kepada komisi VI DPR RI, dan kepada BNI yang telah ikut andil dalam penerapan kelayakan subsidi ke kawan-kawan jurnalist. Ini baru sebagian kecil yang menerima dan masih ada sekitar 200 wartawan yang belum terbagi,” beber Opan.
Opan berharap untuk perhatian Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan DPRD Jakarta untuk segera menyalurkan bantuannya ke Forum Wartawan Jakarta sebagai bentuk kepekaan dan kepeduliannya terhadap insan pers.
“Saya sentil Pak Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang masih menutup mata dan tidak peka terhadap keberadaan kami, saya juga menyinggung Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan DPRD yang mungkin menganggap remeh dampak wabah covid-19 bagi kehidupan jurnalist, ” pungkasnya.
(Baso S)
